Craig Bellamy Catat Rekor Buruk Usai Wales Tumbang dari Rumania

Share

Rekor buruk membayangi Craig Bellamy setelah tim nasional Wales menelan kekalahan 1-2 dari Rumania dalam pertandingan persahabatan di Bucharest pada Sabtu, 6 Juni 2026.

Hasil minus tersebut membuat Craig Bellamy menjadi pelatih The Dragons pertama yang gagal memenangkan lima laga persahabatan pertamanya sejak Mike Smith pada 1977, dengan rincian dua kali imbang dan tiga kekalahan.

Selain itu, catatan BBC menunjukkan bahwa lini pertahanan Wales kini telah gagal mencatatkan tanpa kebobolan atau clean sheet dalam sembilan pertandingan terakhir secara beruntun di bawah arahan Bellamy.

Padahal, dalam pertandingan melawan Rumania, armada Craig Bellamy tampil dominan dengan menguasai 57 persen aliran bola serta melepaskan total 20 tembakan ke arah gawang.

Kebuntuan laga pecah pada menit ke-52 ketika penyerang Rumania, Florinel Coman, mencetak gol pembuka setelah memanfaatkan umpan tarik matang dari Darius Olaru.

Wales sempat menyamakan kedudukan 11 menit berselang melalui tembakan voli David Brooks yang memaksimalkan umpan silang akurat kiriman Daniel James.

Namun, kemenangan pertama Gheorghe Hagi sebagai pelatih baru Rumania akhirnya terkunci empat menit sebelum bubaran lewat sundulan Adrian Rus yang menyambut umpan silang David Matei.

Menanggapi hasil mengecewakan tersebut, pencetak gol Wales, David Brooks, menegaskan bahwa performa timnya masih jauh dari kata memuaskan dan memerlukan evaluasi total.

"We were not good enough, not at all," ujar David Brooks kepada Match of the Day Wales.

Gelandang serang tersebut menilai penguasaan bola yang dominan menjadi sia-sia karena para pemain depan minimal melakukan operan yang menusuk ke area pertahanan lawan.

"We need to watch it back and try and take some positives out of it," kata David Brooks.

Brooks juga menambahkan bahwa kesalahan penempatan posisi bermain menjadi salah satu faktor utama yang menghambat efektivitas serangan Wales sepanjang pertandingan.

"We kept the ball quite nicely, but we lacked penetrating passes. We played in the wrong areas," tutur David Brooks.

Kini, skuad Wales dituntut untuk segera membenahi performa kolektif mereka sebelum menghadapi kompetisi resmi yang akan datang.

"We need to be miles better in the Nations League and in the next camp," ucap David Brooks menandasi evaluasinya.

Rangkaian pembenahan ini menjadi target mendesak mengingat Wales dijadwalkan akan memulai kampanye mereka dalam ajang UEFA Nations League yang bergulir pada September mendatang.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
daffa-raihan-maulana
Author