Corinthians Hadapi Rosario Central untuk Lolos Perempat Final Libertadores
Corinthians akan menghadapi Rosario Central di leg kedua babak 16 besar Copa Libertadores yang digelar pada Kamis malam pukul 20:30 WIB di Neo Química Arena, Sao Paulo. Pertandingan ini menjadi penentu tim mana yang lolos ke perempat final kompetisi tersebut.
Leg pertama di Rosario berakhir tanpa gol 0-0, sehingga kemenangan di laga ini akan memastikan tempat di babak berikutnya. Jika pertandingan kembali berakhir seri, maka kemenangan akan ditentukan lewat adu penalti.
Corinthians saat ini berada di posisi kesembilan klasemen Série A Brasil dan baru saja kalah 1-2 dari Cruzeiro. Sementara Rosario Central berada di peringkat ketujuh Primera División Argentina dan memenangkan laga terakhir mereka 1-0 atas Barracas Central.
Kiper utama Corinthians, Hugo Souza, menegaskan pentingnya pertandingan ini bagi timnya. "Persiapan kami sangat baik dan kami tahu apa yang harus dilakukan. Ini adalah pertandingan terpenting kami sejauh ini," ujar Hugo Souza.
Dia menambahkan, "Kami sangat antusias dan berharap bisa lolos di depan para pendukung kami, membawa kebahagiaan dan menjaga mimpi ini tetap hidup. Kami akan berjuang sampai akhir."
Pelatih Fernando Diniz telah mempersiapkan tim dengan matang, termasuk latihan taktik dan eksekusi penalti. Namun, Corinthians tidak dapat menurunkan Allan yang terkena sanksi larangan bermain akibat kartu merah di leg pertama. Bek tengah André Ramalho juga absen karena baru keluar dari rumah sakit dan masih dalam pemantauan medis.
Hugo Souza juga menjelaskan strategi menghadapi Rosario Central. "Kami sudah mengenal kekuatan dan kelemahan mereka. Pelatih Diniz sudah menjelaskan dengan jelas bagaimana kami harus bertahan dan memanfaatkan celah mereka untuk meraih kemenangan," katanya.
Corinthians diprediksi memiliki peluang lebih besar untuk menang di laga ini. Statistik menunjukkan tim tuan rumah memenangkan enam dari sepuluh pertandingan kandang terakhir mereka, sementara Rosario Central kalah tiga kali dari lima laga tandang terakhir. Peluang kemenangan Corinthians diperkirakan mencapai sekitar 60 persen menurut analis.
Susunan pemain utama Corinthians kemungkinan menggunakan formasi 4-2-3-1 dengan Hugo Souza di bawah mistar, Matheuzinho, Gabriel Paulista, Gustavo Henrique, dan Matheus Bidu di lini belakang. Di lini tengah dan depan ada Raniele, Andre Carrillo, Breno Bidon, Rodrigo Garro, Kaio César, dan Pedro Raul sebagai ujung tombak.
Rosario Central menggunakan formasi serupa 4-2-3-1 dengan Jeremias Ledesma sebagai kiper dan pemain seperti Alan Rodriguez dan Angel Di Maria sebagai ancaman serangan. Pelatih Jorge Almiron menyiapkan timnya untuk tampil solid dan sulit ditembus di kandang lawan.
Dalam catatan sejarah, kedua tim pernah bertemu di babak 16 besar Copa Libertadores tahun 2000 dengan hasil yang menguntungkan Corinthians setelah melewati adu penalti. Pertemuan kali ini menjadi kesempatan bagi Corinthians untuk kembali melangkah ke babak berikutnya.