25 Contoh Pantun Kiasan beserta Pesan Moral untuk Anak SD

Share

Pembelajaran pantun kiasan sangat bermanfaat untuk melatih kemampuan berbahasa, imajinasi, dan pemahaman makna anak sekolah dasar. Berikut adalah 25 contoh pantun kiasan lengkap dengan nasihat dan pesan moralnya yang bisa dipelajari.

  1. Padi merunduk saat berisi, Tumbuh subur di bumi pertiwi. Janganlah sombong pemuda pemudi, Tetaplah baik dan rendah hati. — Pesan moral: Filosofi padi, semakin berisi semakin merunduk. Anak muda saat kini walaupun sudah banyak mencetak prestasi, tetap harus tetap baik dan tidak sombong agar tidak timbul penyakit hati.
  2. Bagai katak di dalam tempurung, Hanya mendengar suara belalang. Jangan menjadi orang yang murung, Nanti banyak kesempatan hilang. — Pesan moral: Jangan menjadi orang yang berwawasan sempit dan pemurung, nanti akan banyak peluang yang terlewatkan.
  3. Membeli baju di pasar lama, Tersangkut paku sobek sedikit. Memang ilmu yang utama, Namun adab juga terkait. — Pesan moral: Walaupun sudah menimba banyak ilmu, jangan lupa untuk menjaga sopan santun dan etika karena sangat penting dalam bersosialisasi.
  4. Bunga melati mekar mewangi, Tumbuh indah di balik pagar. Jangan silau harta duniawi, Hati tulus yang terpancar. — Pesan moral: Kekayaan materi tidak ada artinya dibanding ketulusan hati.
  5. Tinggi menjulang pohon kelapa, Ditiup angin daun bergoyang. Ingatlah selalu asal usul pemuda, Supaya senantiasa senang dan menang. — Pesan moral: Jangan pernah lupa akan asal usul supaya tidak dipandang sombong, sehingga hidup akan lebih beruntung dan bahagia.
  6. Berakit rakit ke hulu, Berenang renang ke tepian. Bersusah dahulu, Lalu bersenang kemudian. — Pesan moral: Keberhasilan membutuhkan pengorbanan dan usaha yang keras di awal.
  7. Hendak menebang pohon jati, Kapak tumpul jadi terluka. Jangan hanya bermimpi tinggi, Harus disertai usaha dan doa. — Pesan moral: Cita-cita tidak akan tercapai tanpa usaha keras dan doa yang terpanjatkan secara terus menerus.
  8. Batu karang di tengah laut, Tidak akan hancur dihantam ombak. Jika tekad sudah bulat, Jangan pernah berpaling pihak. — Pesan moral: Harus punya pendirian yang teguh walaupun sedang menghadapi cobaan hidup.
  9. Mencari ikan di perairan dalam, Dapat satu dilepas lagi. Belajarlah siang dan malam, Supaya tidak menyesal nanti. — Pesan moral: Gunakan waktu muda untuk belajar agar masa depan cerah dan tidak ada penyesalan.
  10. Indah nian burung cendrawasih, Terbang tinggi ke langit biru. Tangan kotor peluh pun bersih, Mencari nafkah halal patut ditiru. — Pesan moral: Jangan malu bekerja apa saja yang penting jujur dan halal.
  11. Harimau mati meninggalkan belang, Gajah mati meninggalkan gading. Nama yang buruk sulit dibuang, Berbuat baik selalu dikenang. — Pesan moral: Jagalah reputasi dan nama baik dengan selalu berbuat baik.
  12. Air berteriak tanda tak dalam, Ikan berenang di sela batu. Jangan berkata-kata tajam, Diam itu emas lebih bermutu. — Pesan moral: Orang yang banyak bicara biasanya kurang berilmu, jadi berbicaralah secukupnya.
  13. Menanam jagung di tanah tandus, Hanya rumput yang tumbuh subur. Jangan percaya janji mulus, Jika di belakang tidak jujur. — Pesan moral: Berhati-hati terhadap orang yang bermulut manis tapi punya niat jahat (munafik).
  14. Bagaikan api dalam sekam, Tak tampak namun terbakar. Dendam disimpan dalam diam, Hati rusak iman terpencar. — Pesan moral: Jangan pernah menyimpan dendam, karena akan merusak diri sendiri dari dalam.
  15. Membawa kayu dalam hutan, Ternyata sia-sia tidak berguna. Petuah baik jangan dilupakan, Agar tak tersesat di dunia. — Pesan moral: Jangan melakukan hal yang tidak bermanfaat dan dengarkan nasehat orang yang lebih tua.
  16. Sekali air bah sekali tepian berubah, Pasir bergeser tertutup lumpur. Nasib manusia masih bisa berubah, Jangan menyerah sebelum tempur. — Pesan moral: Karena hidup itu dinamis, pasti akan ada masanya nasib berubah. Hal yang paling penting tetap berusaha dan pantang menyerah supaya nasib bisa berubah menjadi lebih baik.
  17. Bagai pungguk merindukan bulan, Hanya menatap dari kejauhan. Jangan hanya mengejar khayalan, Hingga lupa kenyataan. — Pesan moral: Jangan hanya mengharapkan sesuatu yang mustahil, hingga melalaikan apa yang sudah dimiliki.
  18. Pucuk dicinta ulam pun tiba, Sayur dimasak di kuali tembaga. Kabar baik datang tak disangka, Syukuri nikmat yang ada. — Pesan moral: Jangan lupa untuk mensyukuri setiap rezeki yang datang, baik banyak maupun sedikit.
  19. Kemarau panjang tanah membelah, Hujan setitik menghapus dahaga. Sedikit sedekah membawa berkah, Menjadi penolong buat bahagia. — Pesan moral: Kebaikan sekecil apa pun akan sangat berarti bagi yang membutuhkan, kelak akan menolong kita kemudian hari.
  20. Meniti jembatan kayu yang lapuk, Harus waspada langkah kaki. Dunia ini hanyalah setumpuk, Jangan lalai akan akhirat nanti. — Pesan moral: Kehidupan dunia bersifat sementara, jangan lupa untuk mempersiapkan bekal di hari akhir nanti.
  21. Sebab nila setitik, Rusak susu sebelanga. Sebab salah yang sedikit, Hilang semua jasa yang ada. — Pesan moral: Berhati-hatilah dalam bertindak, satu kesalahan kecil bisa menghapus banyak kebaikan.
  22. Tegak rumah karena sendi, Runtuh sendi rumah binasa. Tegak bangsa karena budi, Runtuh budi hilanglah bangsa. — Pesan moral: Karakter dan akhlak adalah fondasi utama martabat sebuah bangsa.
  23. Bagaikan telur di ujung tanduk, Angin kencang menggoyang dahan. Dalam keadaan yang paling buruk, Mintalah perlindungan pada Tuhan. — Pesan moral: Saat berada dalam kesulitan baik besar maupun kecil, berserah dirilah kepada Tuhan.
  24. Menanam padi tumbuh ilalang, Sawah luas tiada hasilnya. Berharap balas budi pada orang, Hanya hati kecewa yang ada. — Pesan moral: Berbuat baiklah dengan ikhlas, jangan pernah mengharapkan balasan dari manusia.
  25. Kayu besar di tengah hutan, Tempat bernaung hewan melata. Pemimpin bijak jadi panutan, Rakyat makmur aman sentosa. — Pesan moral: Seorang pemimpin harus mampu melindungi dan memberi manfaat bagi rakyat, supaya rakyatnya makmur dan sejahtera.

Itulah contoh pantun kiasan yang lengkap dengan nasihat dan pesan moralnya. Semoga bermanfaat untuk pengetahuan anak.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
tiara-puspita-sari
Author