Como Segel Tiket Liga Champions Usai Tekuk Cremonese Empat Gol

Share

Klub sepak bola Como 1907 berhasil mengamankan tiket kualifikasi Liga Champions setelah menumbangkan Cremonese dengan skor 4-1 pada pertandingan terakhir Serie A hari Minggu, 24 Mei 2026.

Kemenangan telak tersebut membuat tim asuhan Cesc Fabregas finis di peringkat keempat klasemen akhir, melompati AC Milan yang kalah 1-2 dari Cagliari di kandang sendiri.

Hasil ini menjadi sejarah besar bagi klub milik pengusaha rokok asal Indonesia, Robert Budi Hartono dan Michael Bambang Hartono, yang membeli Como saat masih berada di Serie D pada 2019.

"Ketika saya datang empat tahun lalu sebagai pemain, kami berganti pakaian di sebuah bar, hari ini kami berada di Liga Champions," kata Fabregas, pelatih Como.

Fabregas menambahkan bahwa timnya sempat berlatih tanpa pusat olahraga dan menerima perawatan pijat di ruang belakang bar akibat keterbatasan fasilitas pada masa lalu.

"Hari ini, kurang dari empat tahun kemudian, kami akan bermain di Liga Champions. Ini adalah pencapaian besar, ini adalah skuad yang penuh dengan anak muda, 15 pemain yang paling banyak bermain hampir semuanya berusia di bawah 23 tahun. Saya pikir itu luar biasa dan sebuah mahakarya dari seluruh skuad," ujar Fabregas.

Pencapaian bersejarah ini membuat para pemain Como merayakan kelolosan di ruang pers dengan menyiramkan air ke tubuh sang pelatih serta memutar himne Liga Champions.

Dalam jalannya pertandingan di stadion Cremonese, Como membuka keunggulan melalui gol gol bunuh diri Alberto Grassi yang berbelok setelah tendangan Jesus Rodriguez pada menit ke-36.

Memasuki babak kedua, Anastasios Douvikas menggandakan skor menjadi 2-0 setelah memanfaatkan umpan matang dari Jesus Rodriguez untuk mencetak gol ke-14 musim ini.

Cremonese sempat memperkecil ketertinggalan melalui penalti Federico Bonazzoli setelah Jamie Vardy dilanggar di kotak terlarang oleh Jacobo Ramon.

Petaka bagi tuan rumah terjadi saat wasit Fabio Maresca memberikan penalti untuk Como, yang memicu protes keras hingga berujung kartu merah bagi tiga pemain Cremonese yakni Alberto Grassi, Milan Duric, dan David Okereke.

Lucas Da Cunha kemudian menutup pesta kemenangan Como dengan mencetak dua gol berturut-turut, termasuk eksekusi penalti, untuk mengubah papan skor menjadi 4-1.

Kekalahan ini memastikan Cremonese terdegradasi ke Serie B bersama Hellas Verona dan Pisa setelah hanya mengumpulkan delapan kemenangan sepanjang musim.

Sementara itu, posisi puncak klasemen Serie A ditempati oleh Inter Milan sebagai juara, diikuti Napoli di peringkat kedua, dan AS Roma di peringkat ketiga yang menang 2-0 atas Verona.

AC Milan dan Juventus harus puas finis di bawah Como dan terlempar ke kompetisi Europa League, sedangkan Atalanta mengamankan posisi untuk Conference League.

Pertandingan pamungkas ini juga menandai laga terakhir Antonio Conte sebagai manajer Napoli setelah mengonfirmasi pengunduran dirinya usai menang 1-0 atas Udinese.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
rizka-amelia-kusuma
Author