Cloudflare Proyeksikan Lalu Lintas Bot Melonjak 1.000 Kali Lipat
Lalu lintas non-manusia atau bot di internet diproyeksikan melonjak hingga 1.000 kali lipat dibandingkan lalu lintas manusia dalam lima tahun mendatang, sebagaimana dilansir dari Detik iNET. Peringatan mengenai dominasi data tersebut disampaikan oleh Chief Financial Officer Cloudflare, Thomas Seifert, dalam paparan laporan pendapatan kuartal kedua perusahaan pada Kamis pekan lalu.
Pertumbuhan masif ini diperkirakan tidak memicu penurunan aktivitas manusia secara langsung, melainkan dipicu oleh ledakan volume data dari sistem non-manusia. Kondisi tersebut berpotensi membuat porsi kehadiran pengguna manusia secara online tampak sangat kecil di masa depan.
"Jika tren saat ini terus berlanjut, kami memperkirakan dalam lima tahun ke depan, lalu lintas non-manusia akan menjadi 1.000 kali lipat lebih banyak daripada lalu lintas manusia," kata Thomas Seifert, Chief Financial Officer Cloudflare.
Eksistensi manusia di internet diprediksi hanya akan terlihat seperti kesalahan pembulatan matematis akibat laju pertumbuhan bot yang sangat pesat. Meski demikian, proyeksi ini masih memiliki kemungkinan meleset seperti estimasi internal perusahaan terdahulu.
Sebelumnya, pendiri sekaligus CEO Cloudflare Matthew Prince sempat memperkirakan lalu lintas bot baru melampaui manusia pada akhir tahun 2027. Namun, lonjakan aktivitas tersebut justru tercapai lebih cepat pada awal tahun 2026.
Akselerasi drastis ini didorong oleh perkembangan pesat agen kecerdasan buatan atau agentic AI. Berbeda dari web crawler konvensional, sistem agen AI beroperasi menyerupai pola penjelajahan manusia tetapi berjalan dalam kecepatan mesin dan skala yang masif.
Satu instruksi sederhana dari pengguna mampu memicu ribuan permintaan data secara instan. Sebagai contoh, seorang konsumen umumnya hanya membuka lima situs pengecer saat mencari kamera, sedangkan agen AI dapat menelusuri hingga 5.000 situs sekaligus untuk membandingkan spesifikasi dan harga produk.