Penyanyi Clareesya Hapus Foto dan Sampaikan Permintaan Maaf

Share

Penyanyi Clareesya menghapus unggahan foto berpose berlutut dan mengangkat tangan di akun Instagram miliknya pada Rabu, 13 Agustus 2026, usai menuai kecaman netizen. Personel Robokop tersebut mengunggah pose dalam gelaran The Sounds Project dengan keterangan foto bertuliskan gaya takbir. Aksi unggahan foto tersebut dilaporkan menuai protes keras dari para pengguna media sosial.

Sejumlah netizen melayangkan komentar kritis serta mempertanyakan alasan sang penyanyi menyertakan keterangan foto tersebut di tengah maraknya kasus dugaan penistaan agama, sebagaimana dilansir dari Detikcom. Respons publik atas foto dalam acara yang sama dengan kontroversi booth Newport itu membuat Clareesya menarik unggahannya dan memberikan klarifikasi resmi. Ia menegaskan bahwa postingan tersebut dibuat murni sebagai bentuk rasa syukur atas kesempatan tampil di panggung besar.

"Dengan ini saya, Clareesya, menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas kegaduhan dan ketidaknyamanan yang timbul sehubungan dengan postingan saya di Threads. Saya ingin meluruskan bahwa postingan tersebut dibuat semata-mata sebagai bentuk rasa syukur dan ungkapan kebahagiaan pribadi karena suatu pencapaian yang sudah lama saya impikan, yaitu dapat berkesempatan bermain dalam sebuah konser sebesar acara tersebut," kata Clareesya.

Sang musisi menganggap kesempatan tampil di panggung festival tersebut merupakan impian bagi para musisi yang tengah merintis karier. Ia menekankan tidak memiliki maksud negatif di balik unggahan foto tersebut. "Bagi saya, sebagai seorang musisi, kesempatan untuk tampil dalam acara sebesar itu merupakan pencapaian yang sangat berarti dan menjadi sesuatu yang diidam-idamkan oleh banyak musisi yang sedang merintis perjalanan kariernya. Oleh karena itu, apa yang saya sampaikan dalam postingan tersebut tidak memiliki maksud lain selain untuk mengungkapkan rasa syukur dan kebahagiaan atas kesempatan tersebut," ujar Clareesya.

Clareesya juga menyadari bahwa unggahannya muncul bersamaan dengan isu sensitif lain yang sedang menjadi sorotan publik. Kondisi tersebut menyebabkan maksud asli dari pesan yang disampaikannya mengalami pergeseran makna di mata netizen. "Saya menyadari bahwa postingan tersebut muncul di tengah adanya pemberitaan yang sedang ramai diperbincangkan, sehingga rasa syukur dan isi hati yang sebenarnya saya maksudkan dapat dipahami atau ditafsirkan ke arah yang berbeda dari maksud saya. Untuk itu, saya merasa perlu memberikan klarifikasi bahwa rasa syukur tersebut sepenuhnya ditujukan atas pencapaian pribadi saya sebagai seorang musisi dan kesempatan untuk dapat tampil dalam acara tersebut, serta tidak dimaksudikan untuk menghina, merendahkan, melecehkan, menistakan, ataupun menyinggung agama, kepercayaan, maupun pihak mana pun," tutur Clareesya.

Sebagai penutup klarifikasinya, ia menyampaikan permohonan maaf secara tulus atas kegaduhan yang terjadi. Clareesya juga berjanji tidak akan mengulangi tindakan serupa di kemudian hari. "Apabila postingan tersebut menimbulkan penafsiran yang berbeda dan kemudian menimbulkan kegaduhan, saya dengan tulus memohon maaf atas ketidaknyamanan yang timbul dan memastikan bahwa hal serupa tidak akan saya ulangi di kemudian hari.

Demikian klarifikasi dan permohonan maaf ini saya sampaikan dengan itikad baik. Terima kasih atas perhatian dan pengertiannya. Hormat saya, Clareesya," ucap Clareesya.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
nadia-fitria-ramadhani
Author