7 Ciri Orang dengan EQ Rendah dari Kebiasaan Sehari-hari

Share

Kecerdasan emosional atau emotional quotient (EQ) berperan penting dalam cara seseorang memahami perasaan diri sendiri maupun orang lain. Menurut psikolog Dr. Jaime Zuckerman dan Dr. Jenny Shield, berikut adalah 7 ciri orang dengan EQ rendah yang terlihat dari kebiasaan sehari-hari:

  1. Mudah stres — Ketidakmampuan menyadari kondisi emosi, pemicunya, serta tidak mampu mengatur emosi yang meningkat menyebabkan respons yang tidak proporsional saat sesuatu tidak berjalan sesuai harapan.
  2. Menghindari percakapan yang emosional — Seseorang dengan EQ rendah kesulitan mendefinisikan dan membagikan emosi yang rentan, sehingga cenderung menghindari koneksi emosional yang dalam.
  3. Lelucon yang merugikan orang lain — Membuat lelucon yang merugikan orang lain menunjukkan kurangnya kemampuan kognitif dalam memahami perspektif orang lain.
  4. Tidak peka terhadap perasaan orang lain — Kurang memiliki kemampuan untuk menilai emosi orang lain, terutama dalam menguraikan isyarat non-verbal.
  5. Memendam dendam — Menunjukkan kegagalan strategi pembingkaian ulang kognitif karena terpaku pada interpretasi negatif awal dan enggan menilai situasi dari perspektif berbeda.
  6. Menyalahkan orang lain — Didorong oleh mekanisme pertahanan atribusi eksternal karena memiliki wawasan serta kesadaran yang buruk tentang keadaan emosional diri sendiri sehingga sulit bertanggung jawab.
  7. Mengalami ledakan emosi — Sering mengalami ledakan emosi akibat granularitas emosi yang rendah, yaitu ketidakmampuan membedakan jenis emosi yang dirasakan secara tepat.

Demikian beberapa kebiasaan sehari-hari yang dapat dikenali dari orang dengan kecerdasan emosional rendah menurut para psikolog.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
melinda-putri-handayani
Author