Christian Eriksen Kolaps dalam Laga Denmark Melawan Ukraina

Share

Gelandang tim nasional Denmark Christian Eriksen kolaps di lapangan saat menghadapi Ukraina dalam pertandingan persahabatan di Stadion Nature Energy Park, Odense, pada Minggu malam, 7 Juni 2026.

Pemain klub Wolfsburg berusia 34 tahun tersebut tiba-tiba memegang dadanya dan terjatuh pada babak kedua, yang memicu tindakan cepat dari tim medis dan membuat laga dihentikan saat Denmark sedang unggul 2-1.

Asosiasi Sepak Bola Denmark (DBU) mengonfirmasi melalui akun X resmi mereka bahwa sang pemain segera mendapatkan penanganan dan berhasil mendapatkan kembali kesadarannya sebelum dievakuasi.

"Christian Eriksen is conscious and doing well under the circumstances," tulis pihak Danish national team.

Insiden yang terjadi pada menit ke-79 ini membuat para pemain dari kedua tim terpukul hingga meneteskan air mata, sebelum akhirnya mereka berkumpul melingkar di tengah lapangan setelah wasit resmi menghentikan pertandingan.

Dokter timnas Denmark Morten Boesen menjelaskan bahwa alat pacu jantung atau Implantable Cardioverter-Defibrillator (ICD) milik Eriksen berfungsi dengan baik saat insiden itu terjadi.

"Christian is doing well and left the pitch himself. As I see it, the pacemaker responded as it should." kata Morten Boesen, Dokter Denmark.

Eriksen sempat kehilangan kesadaran dalam waktu singkat di lapangan hijau sebelum akhirnya dievakuasi ke ambulans dengan didampingi oleh istrinya, Sabrina.

"He was briefly unconscious, but regained consciousness very quickly, and we were quickly in contact with him." tutur Morten Boesen.

Pemeriksaan lanjutan langsung dijadwalkan di rumah sakit setempat untuk mengetahui penyebab pasti dari kolapsnya mantan pemain Manchester United tersebut.

"He will now undergo further examinations at the hospital to determine what caused the incident. We are in constant contact with him and the doctors at the hospital." tambah Morten Boesen.

Meskipun harus dilarikan ke rumah sakit, Boesen menegaskan bahwa kondisi Eriksen sudah stabil dan sang pemain sempat menitipkan pesan untuk rekan-rekan setimnya.

"But Christian is doing well, and he asked me to send his regards to all the players and say that he was okay." ujar Morten Boesen.

Peristiwa ini memicu ingatan publik pada kejadian serupa lima tahun lalu di Euro 2020, saat Eriksen mengalami henti jantung dalam laga melawan Finlandia.

Pelatih tim nasional Denmark Brian Riemer menyatakan kepada TV 2 Sport bahwa kejadian ini menjadi pengalaman yang sangat mengejutkan bagi seluruh tim.

"It is a violently shocking experience for everyone," kata Brian Riemer, Pelatih Denmark.

Riemer juga memuji tindakan cepat dari tim dokter yang langsung memberikan kepastian mengenai kondisi keselamatan sang gelandang pasca-insiden.

"The most important thing was, of course, in the first place that we got a message about Christian, and it was handled fantastically by doctor Morten Boesen, who told us that Eriksen was doing well. That was the most important thing." ucap Brian Riemer.

Sebelum dipindahkan ke Wolfsburg di Bundesliga, Eriksen tercatat pernah membela beberapa klub besar seperti Tottenham Hotspur, Inter Milan, Brentford, dan Manchester United.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
hendra-kurniawan-saputra
Author