China Targetkan Reaktor Fusi Nuklir Hasilkan Listrik pada 2030
Para ilmuwan China menargetkan pembangkit listrik pertama dari energi fusi nuklir eksperimental atau 'Matahari buatan' dapat terealisasi sekitar tahun 2030 setelah mencapai tonggak penting dalam pengembangan teknologi tersebut. Pengumuman kemajuan terbaru ini disampaikan oleh China National Nuclear Corporation (CNNC) melalui proyek reaktor tokamak China Circulation-3, seperti dilansir dari Detik iNET.
Pengembangan reaktor fusi merupakan tantangan teknologi yang sangat kompleks, namun pihak pengembang optimistis target tersebut mulai terlihat realistis. Reaktor berbentuk donat yang disebut tokamak ini bekerja dengan meniru proses fusi nuklir Matahari, yaitu memanaskan plasma hingga ratusan juta derajat Celsius dan mengendalikannya menggunakan medan magnet superkuat agar reaksi tetap stabil.
Proyek China Circulation-3 baru saja menyelesaikan serangkaian eksperimen penting yang menunjukkan peningkatan kemampuan dalam mengendalikan plasma pada kondisi operasi yang lebih kompleks. Teknologi ini dianggap sebagai salah satu sumber energi bersih paling menjanj menjanjikan di masa depan karena menghasilkan energi sangat besar tanpa emisi karbon dan limbah radioaktif jangka panjang.
Direktur proyek China Circulation-3, Qin Xiaoguang, memberikan penjelasan mengenai tingkat kesulitan dan arah dari target pengembangan teknologi mutakhir ini.
"Fusi nuklir tanpa diragukan lagi merupakan salah satu teknologi yang paling sulit untuk dikuasai. Namun setelah puluhan tahun mengalami kemajuan, kini kami mulai melihat titik terang di ujung terowongan. Target kami tetap sama, yaitu mendemonstrasikan pembangkitan listrik pertama dari fusi nuklir sekitar tahun 2030," kata Qin.
Para peneliti mengakui perjalanan menuju pembangkit listrik komersial masih panjang karena mereka harus memastikan energi yang dihasilkan lebih besar daripada energi yang digunakan untuk memicu reaksi. Kendati negara lain seperti Amerika Serikat, Inggris, Uni Eropa, Jepang, dan Korea Selatan juga mengembangkan reaktor fusi, China termasuk yang paling agresif meningkatkan investasi di sektor ini.
Qin menambahkan bahwa keberhasilan proyek reaktor fusi ini memiliki dampak besar yang tidak hanya terbatas pada pencapaian di bidang sains.
"Kami mulai melihat harapan nyata untuk mewujudkan pembangkitan listrik dari energi fusi," ujar Qin.