CF Montreal Jamu Inter Miami Tanpa Lionel Messi di MLS
Klub MLS CF Montreal memanfaatkan keuntungan kandang saat menjamu Inter Miami yang bertanding tanpa bintang utamanya, Lionel Messi, di Stade Saputo. Absennya sang kapten memberikan celah bagi tuan rumah di tengah padatnya jadwal kompetisi.
Selain Messi, gelandang Rodrigo De Paul juga mendapatkan waktu istirahat usai membawa tim nasional Argentina melaju ke final Piala Dunia. Meski demikian, Inter Miami baru saja memperkuat skuad dengan mendatangkan pemain tengah asal Brasil, Casemiro, serta meraih kemenangan 3-2 atas Chicago Fire FC.
Pelatih sementara CF Montreal, Philippe Eullaffroy, menilai absennya pemain terbaik dunia memberikan keuntungan tersendiri bagi timnya. Namun, kondisi ini membuat analisis kekuatan lawan menjadi lebih terbatas bagi staf pelatih.
"Tentu saja, jika pemain terbaik di dunia tidak bermain melawan Anda, saya pikir itu hal yang bagus," kata Pelatih Sementara CF Montreal, Philippe Eullaffroy.
Eullaffroy menambahkan bahwa Inter Miami tetap menjadi ancaman besar meskipun ditinggal sejumlah pilar utama. Persiapan Montreal sendiri terganggu oleh minimnya waktu latihan di tengah jadwal pertandingan yang sangat padat.
"Kami tidak benar-benar tahu tim seperti apa yang akan kami hadapi," ujar Pelatih Sementara CF Montreal, Philippe Eullaffroy. "Tetapi, ada Messi atau tidak ada Messi, ada Casemiro atau tidak ada Casemiro, mereka adalah tim yang sangat bagus, dan mereka menang [3-2 pada hari Rabu melawan Chicago Fire FC] tanpa mereka, jadi mereka memiliki momentum yang bagus."
Tuan rumah datang dengan keterbatasan kedalaman skuad setelah menelan kekalahan 1-0 dari Nashville SC. Situasi tersebut memaksa tim untuk memaksimalkan persiapan yang tergolong singkat sebelum laga dimulai.
"Ini tidak mudah untuk dikelola. Memainkan banyak pertandingan memang hal yang menyenangkan, tetapi untuk tim seperti kami, kami tidak memiliki 30 pemain di dalam skuad dan kami perlu mempersiapkan pertandingan mungkin lebih dari tim lain karena secara kolektif kami harus menjadi sangat, sangat, sangat baik," tutur Pelatih Sementara CF Montreal, Philippe Eullaffroy. "Ketika Anda memainkan banyak pertandingan seperti itu, Anda tidak benar-benar memiliki waktu untuk mempersiapkan pertandingan dengan baik. Jadi, mempersiapkan pertandingan melawan Miami hanya akan menjadi satu kali latihan, dan setelah itu selesai."
Guna memperkuat kedalaman tim di jendela transfer musim panas, Montreal telah merekrut gelandang Dani Pereira dari Austin FC serta bek Brayan Ceballos dari New England Revolution. Saat ini Montreal hanya berjarak empat poin dari batas zona babak gugur Wilayah Timur, dengan catatan lima kemenangan dari delapan laga kandang di Stade Saputo.
"Saya pikir banyak pemain memiliki ide kolektif bahwa kami ingin menjadikan Saputo sebagai benteng. Kami ingin menyulitkan tim-tim yang datang ke sini untuk mendapatkan poin, bahkan jika itu hanya satu poin," kata Bek CF Montreal, Jalen Neal.
"Jelas, kami mengharapkan tiga poin setiap kali kami bermain di Saputo," tambah Bek CF Montreal, Jalen Neal.