Cesc Fabregas Pimpin Como Hadapi Arsenal di Emirates
Cesc Fabregas kembali ke Emirates Stadium sebagai pelatih klub Italia Como dalam pertandingan uji coba pramusim melawan Arsenal, Kamis malam waktu setempat.
Fabregas yang kini berusia 39 tahun, berhasil membawa Como naik dari divisi keempat hingga menembus Liga Champions. Pertandingan ini menjadi pengalaman penting bagi skuad muda Como yang sebagian besar berusia 19-20 tahun, untuk merasakan atmosfer pertandingan di tingkat tinggi.
Fabregas menegaskan bahwa dia bukan sosok terpenting dalam laga tersebut, melainkan fokusnya pada bagaimana timnya menunjukkan karakter dan performa di hadapan 65.000 penonton di Emirates.
"Saya adalah orang yang paling tidak penting di sini. Senang rasanya kembali ke tempat saya sangat bahagia, tapi yang lebih penting adalah melihat bagaimana para pemain kami bermain dan menghadapi atmosfer pertandingan," ujar Fabregas.
Fabregas menjelaskan bahwa Como mengatur pertandingan uji coba melawan Arsenal dan Liverpool sebagai persiapan karena timnya belum pernah tampil di kompetisi Eropa sebelumnya.
"Kami adalah tim yang sangat muda dengan banyak pemain berusia 19 atau 20 tahun. Hal terpenting pada usia ini adalah merasakan pertandingan seperti ini," tambah Fabregas.
Selain Fabregas, dinamika transfer Arsenal juga tercatat dengan kepindahan Christian Norgaard ke Everton. Norgaard mengucapkan terima kasih kepada para penggemar Arsenal atas kesempatan bermain dan belajar selama di klub tersebut.
"Saya bangga menjadi bagian dari tim ini dan berterima kasih kepada manajer serta staf yang percaya pada kemampuan saya," ujar Norgaard.
Di sisi lain, mantan Direktur Olahraga Norwich, Stuart Webber, memberikan komentar mengenai Christos Tzolis, pemain yang baru bergabung dengan Arsenal setelah sebelumnya mengalami kesulitan di Norwich.
"Christos adalah pemain yang tepat pada waktu yang salah di Norwich. Ini bukan kesalahan dia, tapi kesalahan klub dan tim. Kini dia menunjukkan bakatnya dan kami bangga melihat pencapaiannya," kata Stuart Webber.