Celtic Bertemu LASK dalam Undian Playoff Liga Champions
Juara Liga Skotlandia, Celtic, dipastikan bertemu dengan juara Liga Austria, LASK, pada babak playoff Liga Champions berdasarkan hasil pengundian UEFA di Nyon, Swiss, Senin (3/8/2026). Celtic akan menjamu LASK terlebih dahulu di kandang pada 18 atau 19 Agustus 2026 sebelum melakoni laga tandang pada pekan berikutnya.
LASK mengamankan gelar juara domestik kedua mereka musim lalu, yang merupakan trofi liga pertama bagi klub tersebut sejak 1965. Tim asuhan Dietmar Kuhbauer itu mengamankan kelolosan langsung ke babak playoff bersama Celtic.
Jika Celtic berhasil menang dalam laga dua leg ini, tim asuhan Martin O'Neill akan melaju ke fase liga utama. Namun, jika menelan kekalahan, Celtic akan langsung terlempar ke fase liga Europa League.
Potensi kegagalan di babak playoff berisiko mengurangi pendapatan Celtic hingga 40 juta poundsterling. Mantan CEO Aberdeen, Keith Wyness, menyayangkan keputusan manajemen Celtic yang dinilai kurang berinvestasi di bursa transfer sebelum laga krusial ini.
"Itu adalah segalanya bagi Celtic, dan ini yang saya katakan: mereka bisa saja mendatangkan dua pemain baru seharga 10 juta poundsterling, dan masih bisa dengan mudah mendapatkan kembali uang itu dengan lolos ke babak penyisihan grup," kata Keith Wyness, mantan CEO Aberdeen.
Wyness menilai pencapaian di fase grup sangat penting secara finansial bagi klub Liga Premier Skotlandia karena menawarkan jumlah pendapatan yang tidak mungkin didapatkan dari kompetisi domestik.
"Di babak penyisihan grup yang layak, jika mereka tampil baik dan memenangkan beberapa pertandingan, mereka bisa melihat angka 40 juta poundsterling, dan itu merubah hidup di sepak bola Skotlandia. Itu adalah sesuatu yang tidak mungkin Anda dapatkan secara domestik," ujar Keith Wyness.
Ia juga menyoroti persiapan lawan yang dinilai lebih matang karena telah menjalani lebih banyak pertandingan kompetitif dibanding Celtic.
"Ada beberapa tim sulit di sana, dan ini situasi yang sulit bagi Celtic. Seluruh musim ini bergantung pada hal ini bagi mereka secara finansial dan lainnya. Dan saya tidak tahu mengapa dewan pengurus tidak berusaha lebih awal untuk mendapatkan skuad yang lebih kuat," kata Keith Wyness.
Menurut Wyness, penambahan pemain berkualitas lebih awal sangat krusial agar mereka memiliki waktu beradaptasi sebelum laga dimulai.
"Dua pemain berkualitas lainnya bisa saja masuk, memiliki kesempatan untuk beradaptasi dan mendapatkan dua atau tiga minggu sebelum pertandingan tersebut. Itulah yang sangat saya khawatirkan," ujar Keith Wyness.
Ia menambahkan bahwa hasil akhir dari kualifikasi ini akan menentukan reaksi dari para pendukung Celtic.
"Saya menyaksikan yang satu ini dengan sangat cermat. Undian akan menjadi kunci. Undian bisa saja beruntung bagi mereka. Tapi kita semua tahu bahwa beberapa tim ini telah mempersiapkan diri dengan cukup baik; mereka telah memainkan beberapa pertandingan lebih banyak daripada Celtic, jadi ini tidak akan mudah," kata Keith Wyness.
Kegagalan menembus fase grup dinilai Wyness berpotensi memicu kemarahan besar di kalangan fans.
"Jika O'Neill menavigasi ini dan mereka masuk ke babak penyisihan grup, maka semua orang akan senang. Tetapi jika mereka tidak berhasil, bersiaplah untuk kembang api di Celtic. Akan ada revolusi. Saya beri tahu Anda, itu akan cukup untuk mendorong para penggemar ke titik puncak," ujar Keith Wyness.
Di sisi lain, beberapa wakil Skotlandia lainnya juga telah mengetahui calon lawan mereka di kompetisi Eropa. Rangers akan berhadapan dengan Larne atau Iberia Tbilisi di playoff Europa League jika mampu menundukkan Jagiellonia Bialystok. Namun jika kalah, Rangers akan bertemu Jablonec atau RFS di Conference League.
Hearts yang tersingkir dari kualifikasi Liga Champions akan menantang AGF Aarhus atau Sabah jika menang atas Benfica. Jika kalah dari Benfica, Hearts bakal menghadapi Paide Linnameeskond atau Rapid Vienna di Conference League. Sementara itu, Motherwell berpeluang bertemu Freiburg jika lolos, dan Hibernian berpotensi melawan IFK Gothenburg atau Gent.