Cara Masuk Sekolah Rakyat dan Syarat Pendaftarannya
Published
·
1 Reads
Proses penerimaan peserta didik di Sekolah Rakyat dilakukan melalui mekanisme penjangkauan langsung berbasis Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) untuk memastikan bantuan pendidikan tepat sasaran bagi anak-anak dari keluarga tidak mampu.
Yang Dibutuhkan:
- Terdata dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) kategori desil 1 atau desil 2.
- Motivasi belajar yang tinggi dan komitmen berkembang.
- Keterlibatan aktif dari orang tua/wali.
- Dokumen kependudukan (RT/RW) jika memerlukan pemutakhiran data.
- Penjangkauan Langsung oleh Petugas: Petugas dari Kementerian Sosial, pendamping sosial, Dinas Sosial setempat, dan BPS akan datang langsung ke lapangan untuk melakukan penjangkauan kepada calon siswa yang memenuhi kriteria desil 1 dan desil 2.
- Persetujuan Orang Tua dan Verifikasi Kriteria: Petugas memastikan persetujuan orang tua/wali serta memverifikasi bahwa calon peserta didik memenuhi kriteria anak yang belum sekolah, tidak sekolah, putus sekolah, atau berisiko putus sekolah.
- Pemutakhiran Data (Jika Belum Terdaftar/Data Belum Sesuai): Lakukan pemutakhiran data melalui salah satu dari dua jalur berikut jika keluarga memenuhi kriteria tetapi belum tercatat di DTSEN:
- Jalur Formal: Berkoordinasi dengan RT atau RW untuk mengajukan usulan pembaruan data melalui operator SIKS-NG di desa, kelurahan, atau Dinas Sosial setempat.
- Jalur Mandiri: Mengajukan usulan dan sanggahan mandiri melalui aplikasi Cek Bansos, Command Center 171, WhatsApp Center 08877171171, atau melapor kepada pendamping sosial wilayah.
- Verifikasi Lapangan oleh Petugas: Pendamping sosial bersama Dinas Sosial dan BPS melakukan verifikasi serta pengecekan ulang di lapangan atas usulan data yang masuk untuk pemeringkatan.
- Penetapan dan Input Sistem Resmi: Data yang telah lolos verifikasi diusulkan melalui penetapan pemerintah daerah dan dimasukkan ke dalam sistem resmi yang dikelola oleh Kementerian Sosial.
Follow publika.id on Google News
Follow
Editors Team
melinda-putri-handayani
Author