Bumi Resources Laporkan Sisa Dana Obligasi Rp980,8 Miliar

Share

PT Bumi Resources Tbk (BUMI) mengumumkan sisa dana hasil emisi Obligasi Berkelanjutan I yang mencapai Rp980,8 miliar per 31 Mei 2026 dalam rapat pemegang saham di Jakarta pada Kamis (18/6/2026).

Laporan penyerapan dana dari total emisi senilai Rp5 triliun tersebut diklaim telah terealisasi sesuai dengan rencana prospektus perseroan. Informasi penggunaan dana penawaran umum dari tahap I hingga V ini dipaparkan langsung dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST).

Penyampaian sisa dana obligasi ini melengkapi keputusan emiten batu bara tersebut untuk menahan seluruh laba bersih tahun buku 2025. Langkah penahanan laba tersebut diambil manajemen demi mendanai agenda ekspansi serta diversifikasi usaha perseroan ke depan.

Jalannya RUPST dipimpin langsung oleh Komisaris Utama BUMI Sharif Cicip Sutardjo dan dinyatakan sah karena berhasil memenuhi kuorum kehadiran pemegang saham. Bersamaan dengan pengumuman laporan keuangan, pergerakan saham BUMI tercatat melemah 3,57 persen ke level Rp161 per lembar pada perdagangan Senin (22/6/2026).

"Rapat membahas dan mengambil keputusan atas lima mata acara," kata manajemen BUMI, Manajemen PT Bumi Resources Tbk.

Selain menyetujui laporan keuangan tahun buku 2025 yang meraih opini wajar tanpa pengecualian dari Kantor Akuntan Publik Amir Abadi Jusuf, Aryanto, Mawar dan Rekan (RSM Indonesia), pemegang saham juga menyepakati penunjukan kembali auditor eksternal tersebut untuk tahun buku 2026. Pertemuan kemudian dilanjutkan dengan agenda Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) untuk merombak jajaran pengurus serta mengubah Anggaran Dasar yang disesuaikan dengan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI).

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
nadia-fitria-ramadhani
Author