Brasil Tekuk Jepang 2-1 di Piala Dunia 2026

Share

Tim nasional Brasil berhasil menaklukkan Jepang dengan skor 2-1 pada laga babak 32 besar Piala Dunia 2026 yang berlangsung Senin, 29 Juni 2026 waktu setempat. Gol penentu kemenangan tim Selecao dicetak oleh pemain pengganti Gabriel Martinelli pada masa injury time.

Dilansir dari CNN Indonesia, Jepang sempat unggul lebih dulu di babak pertama melalui tendangan jarak jauh Kaishu Sano. Brasil kemudian menyamakan kedudukan menjadi 1-1 pada menit ke-56 lewat sundulan Casemiro yang memanfaatkan umpan Gabriel Magalhaes.

Pelatih Brasil Carlo Ancelotti memasukkan Gabriel Martinelli pada menit ke-66 untuk menggantikan Matheus Cunha demi menambah penyegaran di lini depan. Keputusan tersebut terbukti tepat setelah Martinelli sukses mengonversi umpan Bruno Guimaraes di dalam kotak penalti menjadi gol yang menaklukkan kiper Zion Suzuki.

Kemenangan dramatis ini sekaligus memastikan langkah Brasil melaju ke babak 16 besar Piala Dunia 2026. Di sisi lain, pertandingan ini juga diwarnai atmosfer nostalgia mendalam bagi para penggemar sepak bola di seluruh dunia.

Menurut laporan vietnam.vn, momentum laga Brasil melawan Jepang kembali memicu perdebatan panjang mengenai karakter Roberto Hongo dalam manga populer "Captain Tsubasa". Karakter pelatih Tsubasa Ozora tersebut dikenal sebagai representasi penghormatan masyarakat Jepang terhadap sepak bola Brasil.

Surat kabar Brasil Globo Esporte mengulas bahwa karakteristik Hongo yang mengenakan nomor 10 kerap dikaitkan dengan Pele, namun penampilannya lebih mirip dengan Socrates. Selain itu, kisah cedera retina yang dialami Hongo sangat identik dengan penyerang legendaris Brasil, Tostao.

Para penggemar dan media menyimpulkan bahwa karakter Roberto Hongo merupakan perpaduan dari berbagai legenda sepak bola Brasil. Sosok tersebut merangkum keahlian Pele, penampilan Socrates, perjalanan hidup Tostao, hingga citra gemilang Zico.

"Roberto Hongo, legenda sepak bola Brasil di kehidupan nyata yang mana?" tanya para penggemar selama beberapa dekade seperti dilansir dari vietnam.vn.

Penulis manga Yoichi Takahashi sendiri tidak pernah memberikan jawaban pasti mengenai figur nyata di balik karakter tersebut. Pertandingan babak 32 besar ini menjadi bukti nyata bertemunya ambisi sepak bola Jepang untuk belajar dari sang guru, Brasil.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
nadia-fitria-ramadhani
Author