Brasil Bersiap Hadapi Skotlandia di Piala Dunia 2026
Tim nasional Brasil siap bertanding melawan Skotlandia dalam laga pamungkas Grup C Piala Dunia 2026 di Miami Stadium pada Kamis, 25 Juni 2026 pukul 05.00 WIB. Pertandingan ini menjadi penentu krusial bagi kedua tim untuk mengamankan tiket ke babak 32 besar.
Dilansir dari tirto.id, persaingan di Grup C berlangsung ketat dengan Brasil memimpin klasemen lewat raihan empat poin, disusul Maroko dengan poin sama, dan Skotlandia di posisi ketiga dengan tiga poin.
Skuad asuhan Carlo Ancelotti diunggulkan lolos sebagai juara grup, terlebih setelah penyerang utama Neymar dikabarkan pulih dari cedera kaki. Berdasarkan laporan sport.detik.com, pemain berusia 34 tahun tersebut merupakan pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Selecao.
| Posisi | Tim | Poin |
|---|---|---|
| 1 | Brasil | 4 |
| 2 | Maroko | 4 |
| 3 | Skotlandia | 3 |
| 4 | Haiti | 0 |
Menjelang laga penentu ini, pelatih timnas Skotlandia Steve Clarke mengungkapkan pandangannya mengenai strategi dan peluang timnya saat menghadapi raksasa Amerika Selatan tersebut kepada situs kesayangan mereka, The Scotsman.
"Jika saya menyerang habis-habisan dan kalah dengan skor (4-0), kalian akan menggantung saya di sarang burung di atas sana. Kami telah meraih poin di pertandingan pertama, yang memberi kami landasan yang jauh lebih baik untuk sisa fase grup; dan kami tahu bahwa kekalahan dengan selisih tipis mungkin justru membantu kami." ujar Steve Clarke, Pelatih Timnas Skotlandia.
Meskipun menyadari kekuatan lawan, Clarke menegaskan bahwa pasukannya tidak akan menyerah begitu saja sebelum bertanding.
"Namun, tidak ada jaminan; kami tidak memasuki pertandingan ini dengan berpikir bahwa kami akan kalah dengan selisih tipis, melainkan kami masuk dengan bertanya pada diri sendiri: ‘Apakah kami bisa mengalahkan Brasil?’" kata Steve Clarke, Pelatih Timnas Skotlandia.
Ia juga menambahkan bahwa target realistis seperti hasil imbang sudah cukup untuk membuka jalan kelolosan Skotlandia.
"Kita harus mengajukan pertanyaan ini pada diri kita sendiri, dan kita juga harus mengajukan pertanyaan ini kepada Brasil. Jika kita turun ke lapangan dengan mentalitas seperti itu, mungkin kita tidak akan meraih kemenangan, tetapi kita bisa meraih hasil imbang, dan hasil imbang itu secara praktis memastikan lolosnya kita." ucap Steve Clarke, Pelatih Timnas Skotlandia.
Clarke menutup pernyataannya dengan menekankan pentingnya kalkulasi poin di fase grup ini.
"Mengingat sifat saya yang biasanya pesimistis, hal itu (hasil imbang) mungkin tidak terjadi dan kita mungkin harus mengandalkan selisih gol. Namun, saya yakin kita berada pada tahap di mana empat poin sudah cukup bagi kita, dan inilah mentalitas yang harus kita tanamkan." tutur Steve Clarke, Pelatih Timnas Skotlandia.
Sementara itu, bek Skotlandia Jack Hendry menyatakan kesiapannya untuk meredam lini serang Brasil, termasuk mengantisipasi kehadiran Neymar di lapangan.
"Ya, tidak masalah," kata Jack Hendry, Bek Timnas Skotlandia.
Hendry mengaku sangat antusias dan tidak gentar menghadapi reputasi besar yang dimiliki oleh bintang Brasil tersebut.
"Saya cukup nyaman, tentu saja, menghadapi Neymar, dan saya sangat menantikannya. Ini pasti akan menjadi pertarungan yang sangat bagus, dan jika dia benar-benar bermain, saya sangat menantikannya," tambah Jack Hendry, Bek Timnas Skotlandia.
Perhatian Skotlandia juga akan terbagi pada pertandingan lain di Grup C antara Maroko dan Haiti yang digelar pada waktu bersamaan.