Brasil Hadapi Norwegia pada Babak 16 Besar Piala Dunia 2026

Share

Tim nasional Brasil bersiap menghadapi tantangan besar melawan Norwegia dalam pertandingan babak 16 besar Piala Dunia 2026 di Stadion New York New Jersey pada Senin, 6 Juli 2026. Skuad asuhan Carlo Ancelotti lolos ke fase gugur setelah sebelumnya menumbangkan Jepang dengan skor 2-1 di Houston.

Namun, Selecao saat ini tengah didera krisis akibat cedera serius yang menimpa gelandang andalan Lucas Paquetá serta proses pemulihan penyerang Raphinha. Hasil pemindaian MRI menunjukkan Paquetá mengalami cedera hamstring tingkat dua pada otot paha kirinya.

"Paquetá telah menjalani pemeriksaan yang mengonfirmasi adanya cedera otot di bagian belakang paha kirinya. Ia akan menjalani program pemulihan intensif agar dapat kembali bermain secepat mungkin," tulis CBF.

Tim medis memperkirakan proses pemulihan sang gelandang membutuhkan waktu sedikitnya tiga pekan sehingga memperkecil peluang tampil di sisa turnamen.

“Fokus kami saat ini adalah memastikan Lucas mendapatkan penanganan terbaik agar dapat kembali bermain secepat mungkin,” demikian pernyataan tim medis Federasi Sepak Bola Brasil.

Meskipun terancam absen lama, pemain asal klub Flamengo tersebut tetap menunjukkan tekad kuat untuk bisa segera kembali memperkuat negaranya di lapangan.

"Keyakinan. Saya pernah melalui situasi seperti ini sebelumnya," tulis Paquetá, Gelandang Timnas Brasil.

Sementara itu, kabar positif datang dari Raphinha yang mulai kembali berlatih, meski harian Marca mengonfirmasi sang penyerang akan diistirahatkan saat melawan Norwegia demi menghadapi babak perempat final.

Pada pertandingan babak gugur lainnya, kejutan besar terjadi ketika Jerman tersingkir oleh Paraguay lewat adu penalti yang diwarnai kontroversi pembatalan gol oleh VAR oleh wasit Jalal Jayed. Keputusan tersebut mendapat kecaman keras dari berbagai pihak karena dianggap keliru.

"I don't agree with that decision at all. The keeper falls to the ground on a slight touch and it's very soft. I thought it was a terrible decision. " ujar Alan Shearer, Mantan Kapten Inggris.

Shearer menilai penjaga gawang Paraguay telah mengelabui perangkat pertandingan untuk mendapatkan keuntungan di area kotak penalti.

"You have to understand it is a contact sport, the goalkeeper has conned the referee and the VAR. The way he went down was pathetic." kata Alan Shearer, Mantan Kapten Inggris.

Kekecewaan serupa juga diluapkan oleh pihak manajemen teknis tim nasional Jerman yang merasa dirugikan oleh keputusan pengadil lapangan.

"In my opinion, this foul was not a real foul; it was actually a joke that his goal was disallowed." tutur Julian Nagelsmann, Pelatih Kepala Jerman.

Sebaliknya, kubu Paraguay menyambut kemenangan dramatis tersebut dengan penuh suka cita dan mempersembahkannya kepada para pendukung.

"I think what we are feeling right now is really hard to explain. I am really proud of my team-mates, of the team. We deserved one more game.Today was a game where we needed to show our true colours as the Paraguayan team.

Germany knew it would be really hard for them. They knew we would fight not to be defeated.We dedicate this to all the people of Paraguay." pungkas Gustavo Gomez, Bek Paraguay.

Norwegia sendiri melaju ke babak 16 besar setelah mengalahkan Pantai Gading 2-1 melalui gol Antonio Nusa dan Erling Haaland. Pertandingan lain yang dijadwalkan pada 6 Juli 2026 adalah duel sengit antara Inggris melawan tuan rumah Meksiko.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
yoga-prasetyo-nugroho
Author