BMW iX3 Generasi Terbaru Sukses Tempuh Jarak 800 Kilometer Tanpa Charge

Share

Klaim jarak tempuh kendaraan listrik umumnya hanya didasarkan pada pengujian laboratorium seperti pengujian standar Worldwide Harmonised Light Vehicles Test Procedure (WLTP). Namun, seperti dilansir dari Detik Oto, pabrikan otomotif Jerman BMW berhasil membuktikan keandalan baterai produknya melalui uji jalan nyata menggunakan prototipe BMW iX3 generasi terbaru. Kendaraan listrik teranyar ini sukses menyelesaikan perjalanan sejauh lebih dari 800 kilometer di jalan raya tanpa memerlukan pengisian ulang daya baterai sama sekali.

Pengujian performa ini mengambil lokasi di kawasan Danau Qinghai, China, dengan menggunakan model BMW iX3 Long Wheelbase yang dikembangkan di atas platform Neue Klasse.

Rute pengujian dimulai dari Kota Xining, bergerak mengelilingi kawasan Danau Qinghai, hingga akhirnya kembali lagi ke lokasi awal keberangkatan tanpa melakukan pengisian daya. Setelah menyelesaikan perjalanan interlokal sepanjang 800 km tersebut, indikator daya pada panel instrumen kendaraan dilaporkan masih menyisakan kapasitas baterai sekitar 10 persen.

Melalui catatan konsumsi energi yang menyentuh angka 10 kWh per 100 km, mobil listrik ini secara teori mampu menembus jarak melampaui 900 km pada situasi tertentu. Kondisi jalur yang dilewati selama proses pengujian juga dinilai sangat menantang karena melibatkan fluktuasi elevasi permukaan jalan hingga ketinggian 1.000 meter.

Kendaraan melintasi area Xining yang berada di ketinggian 2.200 meter di atas permukaan laut (mdpl), mendaki ke zona pegunungan di 3.200 mdpl, lalu turun menuju Danau Qinghai. Faktor cuaca di sepanjang koridor pengujian pun terpantau dinamis, meliputi paparan terik matahari, hujan lebat, hingga hujan salju dengan temperatur udara antara 6 sampai 28 derajat Celcius. Guna mendekati pola berkendara harian, pengujian menerapkan mode Eco dengan sistem pendingin udara (AC) kabin yang tetap diaktifkan secara otomatis sepanjang perjalanan.

Rahasia Efisiensi Arsitektur Neue Klasse

Pihak produsen menjelaskan bahwa efisiensi tinggi pada varian iX3 terbaru ini tidak sekadar bertumpu pada dimensi atau volume baterai yang besar.

Efisiensi tersebut merupakan hasil keluaran dari optimalisasi teknis kendaraan secara menyeluruh, termasuk penggunaan baterai silinder generasi keenam berkapasitas usable 111 kWh. Sistem penggerak mobil ini ditopang oleh arsitektur kelistrikan bertegangan 800 volt, motor listrik teranyar, pembaruan desain aerodinamika, serta manajemen energi internal baru. Penerapan kombinasi motor sinkron dan motor induksi mutakhir diklaim mampu memangkas potensi kehilangan energi hingga 40 persen dibandingkan sistem pendahulunya.

Langkah pembaruan mekanis ini diklaim sukses mendongkrak tingkat efisiensi kendaraan secara total sekitar 20 persen dibandingkan dengan lini produk generasi sebelumnya.

Selain itu, mekanisme regenerative braking bekerja terintegrasi dengan komputer pengendali mobil demi mengoptimalkan pemulihan energi saat deselerasi maupun ketika melalui turunan. Setelah agenda pengujian selesai, BMW mendemonstrasikan kemampuan pengisian daya iX3 yang sempat menyentuh angka di atas 400 kW saat terhubung ke fasilitas pengisian cepat.

Kemampuan pengisian kilat ini merupakan bagian dari pilar pengembangan Neue Klasse yang berorientasi pada jarak tempuh panjang sekaligus pemangkasan durasi pengisian baterai. Melalui eksperimen lapangan ini, pengembangan menyeluruh pada seluruh ekosistem komponen kendaraan menjadi aspek krusial agar efisiensi tinggi dapat dirasakan langsung oleh konsumen di dunia nyata.

Follow publika.id on Google News Follow
Topik Terkait: BMW Mobil Listrik Otomotif
Editors Team
farhan-dwi-ramadhan
Author