BMKG Tetapkan Status Waspada Cuaca Ekstrem di Jakarta
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menetapkan status waspada cuaca ekstrem untuk seluruh wilayah DKI Jakarta pada Rabu, 20 Mei 2026, akibat potensi hujan berintensitas sedang hingga lebat.
Peringatan dini yang dilansir kompas.tv tersebut mencakup wilayah Jakarta Utara, Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Timur, Jakarta Selatan, Kepulauan Seribu, hingga Kabupaten Bogor. Potensi hujan ini diperkirakan dapat memicu dampak hidrometeorologi seperti genangan, luapan air sungai, dan tanah longsor.
Meskipun demikian, BMKG menyatakan bahwa indikator kategori siaga untuk hujan sangat lebat maupun kategori awas untuk hujan ekstrem berada pada status nihil. Selain itu, potensi gangguan berupa peringatan dini angin kencang juga dilaporkan tidak ada untuk periode tersebut.
Memasuki Kamis, 21 Mei 2026, BMKG masih memberlakukan status waspada di sejumlah kawasan meliputi Jakarta Barat, Jakarta Timur, Jakarta Selatan, Kepulauan Seribu, dan Kabupaten Bogor. Masyarakat diminta tetap meningkatkan kesiapsiagaan terhadap ancaman bencana hidrometeorologi yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari.
Berdasarkan penjelasan lembaga tersebut, dampak pada level waspada dapat berupa genangan air dan luapan sungai, sementara level siaga bisa memicu banjir bandang yang merusak infrastruktur. Pada level awas, dampak bencana hidrometeorologi dapat meluas hingga menghentikan layanan publik secara signifikan.
Sebelumnya, kondisi cuaca di Jakarta dilaporkan lebih kondusif. Dilansir dari berita jakarta.tribunnews.com, seluruh wilayah DKI Jakarta diprakirakan mengalami cuaca berawan pada Selasa, 19 Mei 2026. Data cuaca spesifik di wilayah Kepulauan Seribu pada hari tersebut mencatatkan suhu udara berkisar antara 28 hingga 29 derajat Celcius dengan tingkat kelembapan mencapai 74 sampai 80 persen.
Terkait perubahan kondisi ini, pihak meteorologi mengimbau warga agar terus memantau pembaruan informasi cuaca melalui aplikasi resmi demi mengantisipasi perubahan situasi yang dinamis.