BMKG Memprediksi Potensi Hujan di Jakarta Menurun Tiga Hari Ke Depan
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika memprediksi potensi intensitas hujan di wilayah DKI Jakarta akan cenderung menurun dalam tiga hari ke depan setelah sempat diguyur hujan pada Rabu (5/8/2026), sebagaimana dilansir dari Detikcom. "Dalam tiga hari ke depan, potensi hujan di wilayah Jakarta cenderung menurun dibandingkan kondisi hujan hari ini," kata Pelaksana Harian Direktur Meteorologi Publik BMKG, Ida Pramuwardani, Rabu (5/8/2026). BMKG menjelaskan bahwa kondisi kelembapan di lapisan 850-500 milibar masih relatif basah yang memicu pertumbuhan awan hujan di kawasan Jabodetabek.
"Dari faktor cuaca skala global dan regional, tidak ada faktor yang mendukung untuk pertumbuhan awan konvektif," kata Ida Pramuwardani.
Meskipun skala global tidak mendukung, faktor lokal atmosfer yang labil disertai potensi konvektif kuat menjadi pendorong utama munculnya awan hujan. "Dari faktor cuaca skala lokal, kondisi kelembapan relatif di lapisan 850-500 mb cukup basah, kondisi atmosfer yang labil dan potensi konvektif kuat mendukung pertumbuhan awan hujan di Jabodetabek," kata Ida Pramuwardani.
Di sisi lain, pemerintah juga menggelar langkah teknis penanganan iklim melalui operasi modifikasi cuaca di kawasan Jawa Barat. "Terkait kegiatan OMC, saat ini terdapat OMC di Jawa Barat dengan tujuan untuk antisipasi kekeringan di wilayah DAS Citarum," kata Ida Pramuwardani.
Sebelumnya, hujan deras mengguyur sejumlah kawasan di Jakarta pada Selasa (4/8/2026) malam, termasuk wilayah Cawang dan Kebayoran Baru yang sempat memicu kemacetan lalu lintas, serta mengguyur wilayah Depok dan Bogor.