BMKG Memprediksi Cuaca Kalimantan Barat Berawan Tanpa Potensi Hujan
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Supadio melaporkan bahwa cuaca di sebagian besar wilayah Kalimantan Barat didominasi kondisi cerah berawan hingga berawan sejak Kamis, 9 Juli 2026, tanpa adanya indikasi cuaca ekstrem.
Berdasarkan data resmi BMKG, status peringatan dini hujan berkategori NIHIL untuk periode 9 hingga 11 Juli 2026, yang berarti tidak ada wilayah yang masuk dalam zona Waspada, Siaga, maupun Awas. Meski kondisi langit cenderung kondusif untuk aktivitas akhir pekan, masyarakat tetap diimbau mewaspadai potensi hujan lokal berdurasi singkat serta peningkatan suhu udara.
Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Supadio Pontianak, Reny, menyampaikan rincian kondisi cuaca harian yang sempat menunjukkan variasi ringan di beberapa kabupaten melalui siaran radio resmi.
"Pada pagi hingga siang hari, sebagian besar wilayah Kalimantan Barat diprakirakan cerah hingga cerah berawan. Selanjutnya pada siang hingga sore terdapat potensi hujan ringan di sebagian wilayah Bengkayang, sedangkan malam hingga dini hari berpotensi hujan ringan di sebagian wilayah Kapuas Hulu," ujar Reny, Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Supadio Pontianak.
Selain dinamika hujan lokal tersebut, penurunan curah hujan yang disertai kenaikan suhu hingga mencapai 33 derajat Celsius memicu peringatan sekunder terkait kerawanan lahan.
"Masyarakat diimbau mewaspadai kenaikan suhu udara dan berkurangnya potensi hujan yang dapat memicu kebakaran hutan dan lahan. Untuk satu minggu ke depan, indeks kemudahan terjadinya kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Barat berada pada kategori mudah hingga sangat mudah terbakar," jelas Reny.
Secara spesifik di Kota Pontianak pada Jumat, 10 Juli 2026, seluruh dari enam wilayah kecamatan diprediksi berawan penuh dari pagi hingga malam hari dengan kelembapan udara berkisar antara 57 hingga 91 persen. Pergerakan angin di ibu kota provinsi ini bertiup stabil dari arah Tenggara dan Selatan dengan kecepatan 1,6 hingga 13 kilometer per jam, menjaga jarak pandang tetap aman di atas 10 kilometer.
BMKG juga merilis proyeksi cuaca jangka menengah hingga pertengahan Juli 2026 untuk Kota Pontianak, yang menunjukkan potensi kemunculan fenomena kabut asap pada Sabtu, 18 Juli 2026. Pada hari tersebut, akumulasi kabut diprediksi menurunkan jarak pandang secara drastis hingga kurang dari 800 meter di wilayah Pontianak Tengah pada pukul 01.00 WIB hingga 04.00 WIB.
| Parameter Cuaca | Kondisi / Nilai Faktual |
|---|---|
| Kondisi Cuaca Umum | Berawan |
| Suhu Minimum | 24°C |
| Suhu Maksimum | 33°C |
| Kelembapan Udara | 86% |
| Arah Angin Utama | Timur |
| Kecepatan Angin | 8,7 km/jam |
| Jarak Pandang (Visibility) | > 10 km |
| Tekanan Udara | 1011 mb |
| Indeks UV | 0 |