Blunder Bento Tunda Pesta Juara Al Nassr di Saudi Pro League

Share

Gelar liga pertama untuk Cristiano Ronaldo di Arab Saudi bersama Al Nassr harus kembali tertunda. Peluang emas untuk mengunci takhta juara Saudi Pro League musim 2025/26 lenyap setelah penjaga gawang Al Nassr melakukan kesalahan fatal menjelang laga usai.

Ketika menghadapi rival berat Al Hilal pada Rabu (13/5/2026) dini hari WIB, Al Nassr sebenarnya sudah memimpin 1-0 hingga pengujung laga. Hasil laga ini dikutip dari Bola.

Kemenangan dalam pertandingan tersebut sejatinya bakal memastikan trofi liga pertama bagi Al Nassr sejak musim 2018/2019, jauh sebelum kedatangan Cristiano Ronaldo pada 2022. Namun, situasi di lapangan berubah drastis pada detik-detik terakhir.

Kiper asal Brasil, Bento, melakukan kesalahan besar ketika berupaya mengantisipasi lemparan jauh yang mengarah ke dalam kotak penalti.

Bento gagal menangkap bola dengan sempurna hingga si kulit bulat justru masuk ke dalam gawangnya sendiri. Gol bunuh diri itu membuat Al Hilal berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1.

Kekecewaan mendalam langsung terlihat dari ekspresi para pemain Al Nassr setelah insiden tersebut. Skor imbang ini memaksa pesta juara yang sudah berada di depan mata menjadi tertunda.

Persaingan Gelar Juara Masih Sengit

Akibat hasil imbang ini, Al Nassr kini mengumpulkan 83 poin. Mereka wajib memenangkan pertandingan terakhir musim ini kontra Damac FC demi mengamankan gelar juara.

Di sisi lain, Al Hilal membayangi di peringkat kedua dengan raihan 78 poin dan masih mengantongi sisa satu pertandingan lebih banyak.

Apabila Al Hilal sanggup menyapu bersih kemenangan di dua laga tersisa, poin maksimal mereka akan menyentuh angka 84. Jumlah tersebut berpotensi menggeser posisi Al Nassr dari puncak klasemen.

Kondisi ini membuat perebutan takhta juara Saudi Pro League musim ini berjalan semakin menegangkan sampai pekan pamungkas.

Tudingan Kontroversi di Saudi Pro League

Langkah Al Nassr dalam memperebutkan trofi musim ini juga diwarnai oleh sejumlah kontroversi. Beberapa pemain dari klub rival secara terbuka melempar tuduhan bahwa kompetisi sengaja memberikan keuntungan bagi Al Nassr demi meloloskan ambisi Cristiano Ronaldo meraih trofi.

"Keputusan-keputusan selalu menguntungkan Al Nassr… Mereka mendorong kemenangan Al Nassr setiap musim." kata Merih Demiral.

Kritik senada mengenai keputusan wasit yang dinilai merugikan lawan-lawan Al Nassr juga diutarakan oleh Ivan Toney dan Galeno.

"Serahkan saja trofinya, itu yang mereka inginkan… mereka ingin memberikan trofi kepada satu orang." kata Galeno.

Meskipun kini telah menginjak usia 41 tahun dan performanya dianggap tidak lagi berada di masa keemasan, Cristiano Ronaldo tetap diprediksi bakal menjadi pilar utama Tim Nasional Sepak Bola Portugal pada ajang Piala Dunia 2026 mendatang.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
gilang-permana-putra
Author