Benfica Bantai Hearts 6-1 di Kualifikasi Liga Europa
Benfica berhasil mengalahkan Hearts dengan skor telak 6-1 dalam laga leg pertama babak kualifikasi ketiga Liga Europa pada Kamis, 6 Agustus 2026. Hasil di Estádio da Luz ini melapangkan jalan klub Portugal tersebut menuju fase berikutnya.
Kemenangan besar tim tuan rumah dipastikan oleh gol-gol dari Rafa Silva, Tomás Araújo, Vangelis Pavlidis melalui penalti, Gianluca Prestianni, Jhon Durán, serta penalti Andreas Schjelderup. Sementara Hearts hanya membalas lewat gol hiburan Tom Renaud.
Pertandingan ini menandai kembalinya penyerang sayap Gianluca Prestianni ke susunan pemain utama Benfica usai menjalani sanksi UEFA. Pemain asal Argentina itu sebelumnya menggeser posisi Jakub Kamiński setelah absen dalam tiga pertandingan Eropa akibat insiden pada Liga Champions musim sebelumnya.
Pelatih Benfica, Marco Silva, melakukan rotasi dengan menurunkan Samuel Soares di bawah mistar gawang. Silva juga memainkan Manu sebagai bek tengah dan menegaskan optimismenya terhadap kinerja para pemain depannya, termasuk integrasi Pavlidis dan Durán di lini serang.
Di pihak lawan, penyerang Hearts, Cláudio Braga, mengakui kekecewaannya atas hasil buruk yang didapat timnya di markas Benfica.
"Tujuan kami tidak pernah untuk kalah, apalagi dengan cara seperti ini. Kami tidak melakukan apa yang telah kami latih, terutama di babak pertama," kata Cláudio Braga, penyerang Hearts, kepada SIC.
Braga menuturkan bahwa timnya sempat berusaha bangkit setelah turun minum untuk menjalankan instruksi pelatih.
"Di babak kedua, kami berbicara dan memutuskan bahwa kami harus melakukan apa yang telah dilatih dan apa yang menjadi ide pelatih. Hal-hal meningkat pesat, tetapi jelas kami kebobolan gol karena Benfica memiliki kualitas luar biasa ketika menyerang. Kenyataannya kami juga berhasil menerapkan permainan kami dan, jika kami melakukan itu sejak awal, mungkin hasilnya akan berbeda," ujar Cláudio Braga, penyerang Hearts.
Mengenai perjalanan karier pribadinya, penyerang asal Portugal tersebut menyatakan keinginannya untuk terus berkembang di tingkat tertinggi.
"Saya berharap karier saya selalu meningkat. Saya bekerja untuk itu dan inilah yang suka saya lakukan. Bagaimanapun, sudah menjadi kebanggaan besar bisa berada di tempat saya sekarang," tutur Cláudio Braga, penyerang Hearts.
Pemain berusia muda ini juga memberikan pandangannya terkait peluang timnya membalikkan keadaan pada pertemuan berikutnya.
"Belum terselesaikan, karena dalam sepak bola tidak ada yang tidak mungkin. Sekarang, semua orang tahu ini sangat sulit, terutama karena lawan yang dihadapi. Tidak ada yang tidak mungkin, tetapi mencetak setidaknya lima gol untuk memaksakan perpanjangan waktu sangatlah sulit," kata Cláudio Braga, penyerang Hearts.