Bella Shofie Raih Rekor MURI Melalui Acara Workshop Dabe Beaute

Share

Selebritas sekaligus pengusaha Bella Shofie meraih rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) dalam acara Workshop bersama Dabe Beaute yang digelar di Grand Savero, Bogor, Jawa Barat. Penghargaan tersebut diberikan atas pelaksanaan kegiatan siaran langsung (live) afiliator terbanyak yang dilakukan secara serentak di satu lokasi, dengan melibatkan 400 afiliator.

Pencapaian ini dilansir dari Detik Hot, yang melaporkan bahwa ratusan afiliator berkumpul untuk melakukan siaran langsung bersama-sama. Melalui ruang yang disediakan ini, para pelaku digital diharapkan dapat memperluas peluang mereka di industri kecantikan.

"Kan sekarang eranya digitalisasi, kami sebagai brand owner kayak memberikan ruang buat para afiliator ini agar mereka bisa berkembang, agar mereka bisa punya kesempatan yang sama gitu lho," papar Bella Shofie.

Demi meningkatkan antusiasme para peserta yang sebagian besar merupakan pemula, pihak penyelenggara turut menghadirkan selebgram Fuji dalam acara tersebut.

"Jadi ibu-ibu ini nih kayak banyak yang masih pemula, kayak mereka tuh kayak patah semangat gitu gimana sih caranya susah banget gitu. Nah, adanya Fuji di sini tuh biar supaya mereka tuh semangat gitu lo," jelasnya.

Fuji terlibat dalam membagikan materi edukasi mengenai pembuatan konten hingga strategi agar video penonton dapat menembus laman utama atau FYP. Bella Shofie pun menyampaikan apresiasinya atas keterlibatan sang selebgram dalam sesi berbagi ilmu tersebut.

"Thank you banget buat Fuji yang sudah kasih semangat buat para ibu-ibu, berkah buat Fuji ya hari ini kayak berbagi ilmu gitu ya, sharing gitu barakallah," ucapnya.

Dukungan terhadap langkah bisnis ini juga datang dari suami Bella Shofie, Daniel Rigan, yang bertindak mengelola aspek administrasi dan manajemen.

"Sebenarnya Mimi sudah punya dasar ya, karena dia dulu kan paling tidak dia sudah pernah jadi brand ambassador di beberapa brand skincare. Jadi dasarnya sudah punya. Saya hanya backup secara administrasi, terus secara manajemen, ya sisanya untuk marketing nggak perlu lagi diturunkan, sudah memang bakat luluhnya sudah ada," terang Daniel.

Sementara itu, Fuji turut membagikan pengalamannya mengenai pentingnya membangun citra personal (personal branding) di tengah persaingan ketat era digital agar produk yang dipasarkan menarik minat pembeli.

"Tadi menyampaikan gimana menjadi afiliator, gimana cara bikin konten, gimana biar nggak putus asa karena kan di era digital sekarang walaupun baru tapi sudah banyak banget kan persaingan. Tapi menurut aku belum telatlah, jadi aku mengajarkan mereka kalau misalnya pentingnya personal branding, gimana caranya bikin konten biar produknya dibeli," cerita Fuji.

Fuji menambahkan bahwa selain konsistensi, faktor kreativitas merupakan elemen penentu dalam keberhasilan sebuah konten digital.

"Pokoknya itu jangan menyerah," pungkas Fuji.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
melinda-putri-handayani
Author