Belgia Tekuk Amerika Serikat di Babak 16 Besar Piala Dunia 2026
Tim nasional Belgia sukses menumbangkan tuan rumah Amerika Serikat dalam pertandingan babak 16 besar Piala Dunia 2026 yang berlangsung di Stadion Lumen Field, Seattle, pada Selasa, 7 Juli 2026. Kemenangan skuad asuhan Rudi Garcia ini diwarnai oleh dwi gol Charles De Ketelaere serta kesalahan fatal penjaga gawang tuan rumah.
Pertandingan baru berjalan sembilan menit ketika Charles De Ketelaere membuka keunggulan untuk Belgia setelah memanfaatkan umpan dari Nicolas Raskin. Amerika Serikat sempat menyamakan kedudukan menjadi 1-1 melalui eksekusi tendangan bebas Malik Tillman pada menit ke-31, namun De Ketelaere kembali membawa Belgia unggul dua menit kemudian berkat asis Leandro Trossard. Kiper Amerika Serikat, Matt Freese, kemudian melakukan blunder fatal yang berujung pada gol ketiga bagi Setan Merah.
Sebelum laga dimulai, tensi tinggi menyelimuti kedua tim akibat keputusan FIFA yang menangguhkan hukuman kartu merah penyerang AS, Folarin Balogun, sehingga pemain AS Monaco tersebut dapat tampil sejak menit awal bersama Christian Pulisic. Berdasarkan laporan Tempo.co dan Meczyki.pl, langkah FIFA memicu protes keras dari Federasi Sepak Bola Belgia serta UEFA yang mengkritik intervensi tersebut.
Dilansir dari Vietnam.vn, motivasi tinggi sempat diusung oleh lini belakang tuan rumah untuk membalas kekalahan historis mereka dari Belgia pada Piala Dunia 2014 silam.
"Kami ingin membalas dendam. Bukan hanya karena kekalahan tahun 2014, melainkan juga kekalahan dari Belgia beberapa bulan lalu. Ini bukan sekadar pertandingan bagi kami, melainkan untuk seluruh negara." kata bek Amerika Serikat, Alex Freeman.
Kekalahan ini sekaligus memupus harapan skuad asuhan Mauricio Pochettino untuk mengulangi sejarah mencapai babak perempat final seperti tahun 2002. Sang kapten sebelumnya menegaskan pentingnya momentum turnamen ini bagi perkembangan sepak bola di negaranya.
"Kami memahami betapa besarnya peluang ini." kata kapten Amerika Serikat, Tim Ream.
Tim Ream juga menambahkan pandangannya mengenai dampak jangka panjang dari performa mereka di turnamen internasional ini bagi publik domestik.
"Jika kami berhasil meraih kesuksesan di Piala Dunia, jika semuanya berjalan lancar, sepak bola Amerika dapat memasuki era yang sepenuhnya baru." ujar Tim Ream.
Senada dengan sang kapten, gelandang Tyler Adams menyatakan bahwa target tim generasi sekarang adalah meningkatkan popularitas olahraga sepak bola secara masif di Amerika Serikat.
"Kami ingin menandai kehadiran kami, kami ingin sepak bola di Amerika menjadi lebih besar dari saat ini. Semakin jauh kami melangkah dalam turnamen, semakin banyak kemenangan yang kami raih, semakin besar peluang olahraga ini berkembang di Amerika." kata gelandang Amerika Serikat, Tyler Adams.
Di sisi lain, penjaga gawang veteran Belgia, Thibaut Courtois, sempat memberikan pujian terhadap perkembangan pesat kuantitas talenta sepak bola yang dimiliki oleh Amerika Serikat saat ini.
Belgia kini berhak melaju ke babak perempat final Piala Dunia 2026, sementara Amerika Serikat harus menyudahi perjalanan mereka di hadapan publik sendiri.