Ancaman Badai Petir Bayangi Laga Penentu Belanda Melawan Tunisia
Pertandingan terakhir Grup F Piala Dunia 2026 antara tim nasional Belanda dan Tunisia di Kota Kansas City, Amerika Serikat, menghadapi ancaman penundaan akibat potensi cuaca buruk pada Jumat (26/6/2026) WIB.
Laporan dari surat kabar "The Sun" menyebutkan bahwa wilayah tempat pertandingan bakal digelar berpotensi dilanda hujan lebat dan kilat yang memicu peringatan banjir. Aturan ketat di Amerika Serikat mengenai acara luar ruangan saat terjadi kilat membuat laga terancam dihentikan sementara.
"Ada kemungkinan sebesar 70% akan terjadi badai petir" sebut laporan Surat kabar "The Sun".
Intensitas hujan dilaporkan goal.com mulai meningkat signifikan sejak Kamis pagi waktu setempat dan diperkirakan tidak berkurang hingga Jumat dini hari. Kondisi ini memicu kekhawatiran dari para pendukung kedua tim terkait kepastian jalannya pertandingan penting tersebut.
Di luar kendala cuaca, laga ini menjadi penentu bagi De Oranje untuk lolos ke babak 32 besar sebagai juara Grup F. Berdasarkan pemberitaan bola.kompas.com, pelatih Belanda Ronald Koeman melakukan satu perubahan dengan memasukkan Nathan Ake untuk menggantikan Micky van de Ven.
Sementara itu, Tunisia yang sudah dipastikan tersingkir melakukan empat perubahan dalam susunan pemain setelah menelan kekalahan dari Jepang pada laga kedua. Pelatih Herve Renard mengincar hasil positif untuk menutup turnamen walau harus menghadapi kekuatan penuh Belanda.