Timnas Belanda Matangkan Skuad Hadapi Uzbekistan di New York
Tim nasional Belanda dijadwalkan menantang tim nasional Uzbekistan dalam pertandingan uji coba internasional terakhir menjelang Piala Dunia 2026 di Stadion Icahn, New York, Amerika Serikat, pada Senin, 8 Juni 2026. Pertandingan ini dimanfaatkan untuk mematangkan susunan tim utama setelah Oranje menelan kekalahan 1-0 dari Aljazair pada laga kandang terakhir.
Dilansir dari pdiperjuanganbali.id, sebanyak 26 pemain yang dibawa dalam skuad direncanakan mendapat menit bermain guna memulihkan kebugaran fisik mereka. Pelatih Ronald Koeman memprioritaskan konsistensi susunan pemain untuk pertandingan pembuka fase grup melawan Jepang mendatang.
"We want to use the first match to make as few changes as possible. We have to wait and see if that works," ujar Ronald Koeman, Pelatih Belanda.
Kerangka tim utama yang diturunkan sejak awal laga ini diproyeksikan menjadi susunan pemain yang akan menghadapi Jepang. Sementara itu, pemain yang belum bugar sepenuhnya disiapkan oleh tim pelatih untuk pertandingan berikutnya.
"We are going to play the first match largely with our starting team. It is also good for guys who are not 100% fit who can then play in the second match," kata Ronald Koeman, Pelatih Belanda.
Fokus staf pelatih saat ini tertuju pada bek Arsenal, Jurrien Timber, yang baru pulih dari cedera pangkal paha. Skema dua pertandingan uji coba ini sengaja dirancang agar seluruh pemain dalam skuad mendapatkan kesempatan bertanding.
"That is why we are playing two matches. We have 26 players and everyone gets minutes to play. That's what you want," tutur Ronald Koeman, Pelatih Belanda.
Tim medis Belanda masih melakukan pemeriksaan intensif untuk memastikan kesiapan Timber tampil sebagai starter. Penilaian performa sang pemain bergantung penuh pada kondisi kebugarannya dalam sesi latihan harian.
"If he trains and is fully fit, he always makes a good impression. That hasn't been the case every day, so we have to make a decision," ucap Ronald Koeman, Pelatih Belanda.
Evaluasi menyeluruh terus dilakukan oleh tim pelatih bersama tim dokter menjelang sepak mula. Langkah ini diambil demi mengantisipasi risiko cedera tambahan bagi sang bek Arsenal tersebut.
"He participated in training, and we are going to sit down with the doctor and Jurrien at the end of [Sunday] afternoon to see whether he is going to start or not," kata Ronald Koeman, Pelatih Belanda.
Berdasarkan informasi sport.truestory.id, Belanda diperkirakan tampil agresif sejak menit awal menggunakan susunan pemain Verbruggen, Dumfries, Van Hecke, Van Dijk, Ake, De Jong, Gravenberch, Reijnders, Summerville, Depay, dan Gakpo. Belanda diprediksi mampu mengamankan kemenangan 2-1 atas Uzbekistan.
Di kubu lawan, Uzbekistan yang diarsiteki Fabio Cannavaro diprediksi menerapkan strategi bertahan rapat menggunakan formasi lima bek yaitu Yusupov, Sayfiev, Abdullaev, Khusanov, Ashurmatov, Nasrullaev, serta dibantu Fayzullaev, Hamrobekov, Shukurov, Uronov, dan Shomurodov. Laga ini menjadi pertemuan pertama sepanjang sejarah bagi kedua negara setelah Uzbekistan menelan kekalahan 2-0 dari Kanada pada uji coba sebelumnya.