BEI Gelar Surabaya Investor Meeting 2026 demi Genjot Free Float
PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menyelenggarakan Surabaya Investor Meeting and Connectivity 2026 di Surabaya pada Rabu (5/8) untuk meningkatkan kualitas pasar modal. Langkah ini bertujuan memperkuat keterhubungan antara emiten dengan investor demi mendorong peningkatan saham publik atau free float. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari implementasi 8 Aksi Reformasi Pasar Modal Indonesia.
Otoritas mempertemukan tujuh perusahaan tercatat dengan investor melalui fasilitas dari 13 Anggota Bursa serta Perkumpulan Asosiasi Dana Pensiun Indonesia. Agenda ini diisi dengan sesi presentasi perusahaan serta pertemuan tatap muka langsung (one-on-one meeting). Lewat forum ini, emiten mendapatkan kesempatan untuk memaparkan profil, kinerja keuangan, strategi bisnis, hingga prospek usaha masa depan kepada para investor.
"Melalui forum ini, diharapkan tercipta komunikasi yang lebih terbuka, pertukaran informasi yang konstruktif, serta hubungan yang semakin kuat antara Perusahaan Tercatat dan investor, sehingga dapat mendukung peningkatan free float, likuiditas perdagangan saham, dan pendalaman pasar modal Indonesia," kata Kautsar Primadi Nurahmad, Sekretaris Perusahaan PT Bursa Efek Indonesia dalam keterangan tertulis yang dikutip dari stockwatch.id pada Sabtu (8/8/2026).
Selain pertemuan investor, BEI juga terlibat sebagai narasumber dalam Kuliah Tamu di Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STIESIA) Surabaya pada Kamis (6/8). Edukasi bertema "Membentuk Generasi Muda yang Cerdas Melalui Pasar Modal Indonesia" ini dihadiri oleh sekitar 250 peserta. Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa BEI, Irvan Susandy, hadir sebagai pemateri dengan didampingi Kepala Kantor Perwakilan BEI Jawa Timur, Cita Mellisa. Acara yang bekerja sama dengan PT Phintraco Sekuritas ini ditujukan untuk membangun pemahaman pasar modal bagi generasi muda agar aktif berinvestasi.