Musim Kemarau Meningkatkan Beban Sistem Pendingin Pusat Data

Share

Suhu udara yang meningkat selama musim kemarau memicu tekanan besar pada operasional pusat data atau data center guna mengantisipasi gangguan layanan digital masyarakat. Kenaikan suhu lingkungan ini berpotensi meningkatkan beban sistem pendingin sebagai komponen vital fasilitas digital tersebut, seperti dilansir dari Detik iNET pada Minggu (28/6/2026).

Chief Operating Officer (COO) LG Sinar Mas (LGSM), Ariawan, memaparkan bahwa langkah antisipasi harus dilakukan secara menyeluruh guna menjaga kestabilan layanan digital pelanggan yang menopang berbagai aktivitas bisnis.

"Data center beroperasi selama 24 jam tanpa henti. Karena itu, perubahan temperatur, kelembapan, maupun beban listrik harus diantisipasi sejak tahap desain hingga operasional sehari-hari," ujar Ariawan, Chief Operating Officer (COO) LG Sinar Mas (LGSM).

Ariawan menambahkan bahwa pemeliharaan preventif yang terjadwal serta pemantauan performa secara waktu nyata merupakan fondasi utama pertahanan infrastruktur teknologi informasi tersebut.

"Sistem pendingin harus dipandang sebagai bagian dari strategi menjaga uptime dan kualitas layanan digital, bukan sekadar fasilitas pendukung," kata Ariawan, Chief Operating Officer (COO) LG Sinar Mas (LGSM).

Ketergantungan dunia usaha terhadap infrastruktur digital kini membuat fungsi pusat data meluas menjadi area strategis, sehingga potensi gangguan dapat berdampak langsung pada transaksi dan kepercayaan publik.

"Ketika data center mengalami gangguan, dampaknya tidak lagi berhenti di sisi IT. Yang terdampak bisa berupa transaksi pelanggan, layanan aplikasi, operasional internal, hingga kepercayaan terhadap perusahaan," ujar Ariawan, Chief Operating Officer (COO) LG Sinar Mas (LGSM).

Kondisi ini menuntut integrasi ekosistem pusat data dengan layanan komputasi awan, keamanan siber, dan sistem pemulihan bencana, terutama bagi sektor dengan regulasi ketat seperti perbankan serta telekomunikasi.

"Bagi kami, mengelola data center bukan hanya menjaga fasilitas tetap beroperasi. Yang lebih penting adalah memastikan bisnis pelanggan tetap berjalan dalam berbagai kondisi. Di balik setiap sistem yang kami kelola, ada operasional bisnis dan jutaan pengguna yang bergantung pada layanan digital tersebut," kata Ariawan, Chief Operating Officer (COO) LG Sinar Mas (LGSM).

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
rizka-amelia-kusuma
Author