Bayu Oktara Resmi Luncurkan Buku Perdana Suara yang Menggerakkan Dunia
Presenter dan aktor Bayu Oktara resmi meluncurkan karya tulis perdana berbentuk buku berjudul Suara yang Menggerakkan Dunia. Karya yang diterbitkan oleh Gramedia Pustaka Utama (GPU) ini lahir setelah dirinya berkarier lebih dari dua dekade di dunia broadcasting, master of ceremony (MC), hingga akting.
Dikutip dari Detikcom, buku dengan sampul berwarna kuning ini memuat pengalaman panjang Bayu Oktara di industri komunikasi. Ide mengenai buku tersebut sebenarnya sudah dipersiapkan sejak tahun 2019, namun proses penulisan baru resmi dimulai pada awal tahun 2025.
Dalam proses penyusunan naskah, sebuah insiden mengejutkan sempat terjadi saat Bayu Oktara melakukan perjalanan kerja ke Jerman. Komputer jinjing yang berisi draf buku tersebut tertinggal di stasiun kota Berlin.
"Laptop saya ketinggalan di Berlin, naskah buku sudah 80 persen, saya juga gak taruh di Cloud. Mudah-mudahan tas yang ketinggalan di stasiun, ada yang mau mengembangkan ke saya. Saya kirim sinyal terus Find Me agar ada yang menaruhnya ke section Lost and Found," katanya saat peluncuran bukunya di Gramedia Jalma, kawasan Blok M, Jakarta Selatan, Rabu (10/6/2026).
Beruntung, barang berharga milik pemeran Gusti dalam sitkom OB tersebut berhasil ditemukan oleh seseorang. Tas beserta laptop di dalamnya akhirnya dikembalikan hingga sampai ke Indonesia dengan selamat.
"Tas saya bisa kembali ke Jakarta dan alhamdulillahnya bukunya bisa terbit. Kalau gak, sudah hilang. Kejadian yang menurut saya nyaris ya," katanya tertawa.
Ide awal penulisan buku ini muncul dari diskusi mendalam antara Bayu Oktara bersama dua sahabat seprofesinya di bidang public speaking. Sejak awal tahun 2010-an, ia bersama Ully Hardi dan almarhum Hilbram Dunar memiliki impian untuk menerbitkan literatur seputar dunia olah suara.
"Cita-cita bareng sahabat saya dan niat itu masih ada untuk menulis dan membagikan yang kami miliki bahwa sebenarnya ilmu ini bisa dikuasai semua orang. Mau meeting bisnis, nego gaji, bikin konten di medsos. Kalau orang mau menyuarakan ide dan gagasannya dengan baik, maka ia bisa menggerakkan dunia," katanya.
Melalui buku ini, Bayu Oktara menjabarkan bahwa komunikasi bukan sekadar keterampilan berbicara di depan umum. Penulis mengajak pembaca untuk menyampaikan pesan secara percaya diri, jujur, serta memberikan dampak nyata bagi pendengar melalui metode yang aplikatif.