Barcelona Incar Piero Hincapie dari Arsenal untuk Perkuat Pertahanan
Barcelona dilaporkan tengah membidik bek asal Ekuador Piero Hincapie yang baru saja menjuarai Liga Inggris bersama Arsenal untuk memperkuat lini pertahanan mereka menjelang pembukaan bursa transfer musim panas pada 15 Juni 2026.
Dilansir dari The Daily Mail, manajer Barcelona Hansi Flick sangat memprioritaskan kedatangan bek tengah berkaki kidal setelah minat klub terhadap pemain Inter Milan Alessandro Bastoni mulai mendingin akibat nilai transfer setinggi 70 juta euro.
Hincapie bergabung dengan Arsenal sebagai pemain pinjaman dari Bayer Leverkusen pada musim lalu dengan klausul opsi pembelian permanen senilai 45 juta poundsterling atau sekitar 52 juta euro.
Menurut laporan TEAMtalk, Arsenal berada di posisi terdepan untuk mempermanenkan sang pemain lewat kontrak berdurasi lima tahun, meskipun raksasa Liga Spanyol Barcelona siap menguji ketahanan finansial klub asal London Utara tersebut dengan mengajukan tawaran besar.
Pemain berusia 24 tahun tersebut tercatat tampil sebanyak 38 kali serta menyumbang satu gol dan dua asis bersama skuad asuhan Mikel Arteta yang kini tengah bersiap menghadapi Paris Saint-Germain di final Liga Champions.
"Barcelona are weighing up an approach for Arsenal defender Piero Hincapie but recognise it will be a difficult deal to pull off" tulis The Daily Mail dalam laporan yang dikutip oleh TEAMtalk.
Direktur Olahraga Barcelona Deco menyadari bahwa merekrut bek yang juga fasih bermain di posisi bek kiri tersebut tidak akan berjalan mudah karena sang pemain merasa bahagia di Emirates Stadium.
"Barca sporting director Deco recognises prising away Hincapie is no easy transaction but they are willing to test the water as they search for a left-sided centre-back." tambah laporan dari The Daily Mail.
Selain Hincapie, Barcelona juga dilaporkan telah merampungkan transfer Anthony Gordon dari Newcastle United senilai 70 juta euro dan sedang mengincar penyerang Atletico Madrid Julian Alvarez serta gelandang Manchester City Bernardo Silva.