Barcelona Dekati Atletico Madrid untuk Transfer Julian Alvarez
Barcelona mulai mengambil langkah nyata untuk memperkuat lini serang mereka menyambut musim depan. Klub asal Katalonia tersebut dilaporkan telah membuka komunikasi awal dengan Atletico Madrid terkait potensi transfer Julian Alvarez.
Langkah ini diambil manajemen Blaugrana untuk menjajaki peluang memboyong penyerang asal Argentina itu pada bursa transfer musim panas 2026. Kabar ketertarikan ini pertama kali mencuat berdasarkan laporan yang dikutip dari Bola.
Pelatih Barcelona, Hansi Flick, disebut menjadi sosok utama yang menginginkan kehadiran striker murni baru. Flick menilai Julian Alvarez sebagai profil yang ideal untuk memimpin lini depan sekaligus membentuk trio lini serang bersama Lamine Yamal dan Raphinha.
Upaya Barcelona untuk mendaratkan Alvarez dipastikan menghadapi jalan terjal. Masalah finansial internal Barcelona menjadi batu sandungan utama karena klub masih terikat oleh regulasi pembatasan pengeluaran La Liga.
Di sisi lain, Atletico Madrid sama sekali tidak berniat untuk melepas sang penyerang. Alvarez diboyong dari Manchester City pada 2024 dengan nilai kesepakatan yang bisa mencapai 95 juta euro setelah menyertakan sejumlah klausul tambahan.
Pemain Timnas Argentina tersebut saat ini masih terikat kontrak panjang hingga 2030 di Atletico Madrid. Klausul pelepasan sang pemain bahkan menyentuh angka fantastis sebesar 500 juta euro untuk memagarinya dari kejaran klub rival.
Atletico Madrid dikabarkan bersiap menyodorkan perpanjangan kontrak baru hingga tahun 2032. Langkah ini diambil manajemen Los Colchoneros guna mengantisipasi ketertarikan dari klub raksasa lain, termasuk Arsenal yang juga dilaporkan terus memantau situasi sang pemain.
Strategi Manajemen Barcelona
Kendati terbentur aturan finansial, manajemen Barcelona tetap optimistis dapat memulihkan kelonggaran anggaran mereka pada musim panas mendatang. Barcelona mencoba memanfaatkan faktor keinginan pemain sebagai kunci dalam proses negosiasi.
Kasus transfer Antoine Griezmann di masa lalu menjadi acuan Barcelona bahwa kesepakatan antar-klub bisa terwujud jika pemain memiliki keinginan kuat untuk pindah. Proses negosiasi ini kabarnya akan dipimpin langsung oleh Presiden Barcelona, Joan Laporta.
Laporta bakal berhadapan dengan Direktur Olahraga Atletico Madrid, Mateu Alemany. Sosok Alemany sendiri sudah tidak asing bagi publik Camp Nou karena ia sempat menjabat posisi penting di Barcelona sebelum posisinya digantikan oleh Deco.
Pemandu bakat Barcelona sebenarnya sudah merekomendasikan nama Alvarez sejak sang pemain masih memperkuat River Plate di Argentina. Pemantauan intensif tersebut terus berjalan hingga saat ini karena kebutuhan mendesak di sektor juru gedor.
Barcelona memproyeksikan Alvarez sebagai suksesor jangka panjang bagi Robert Lewandowski yang kini telah menginjak usia 37 tahun. Kontrak penyerang asal Polandia tersebut juga akan segera kedaluwarsa pada Juni mendatang.
Manajemen Barcelona berencana menawarkan kontrak baru kepada Lewandowski, namun dengan opsi pemotongan nilai gaji. Sementara itu, masa depan Ferran Torres di klub juga berada di ujung tanduk karena masa baktinya hanya menyisakan satu tahun lagi.
Barcelona bersikap terbuka terhadap tawaran yang masuk untuk Ferran Torres. Di sektor lain, nasib Marcus Rashford yang dipinjam dari Manchester United tampaknya tidak akan diperpanjang secara permanen karena klausul 30 juta euro dinilai terlalu tinggi oleh internal klub.