Barcelona Batal Bertanding di Maroko Akibat Krisis Perbatasan Ceuta

Share

Pembatalan laga persahabatan melawan Ittihad Tanger di Maroko memaksa FC Barcelona mengalihkan sasaran pramusim dengan melawat ke markas FC Basel di Stadion St. Jakob-Park, Swiss, pada Minggu (16/8/2026) pukul 21.30 WIB.

Keputusan pembatalan duel di Maroko yang semula dijadwalkan pada 15 Agustus 2026 diambil menyusul krisis migrasi di wilayah perbatasan Ceuta. Ancaman mobilisasi massa secara besar-besaran dan terorganisir pada tanggal tersebut dinilai membahayakan keselamatan serta kelancaran perjalanan tim asal Katalunya tersebut.

Dampak pembatalan tersebut membuat Barcelona berpotensi kehilangan potensi pendapatan hingga 4,5 juta euro atau sekitar Rp92,8 miliar. Sementara itu, laga pengganti kontra Basel diproyeksikan hanya memberikan keuntungan finansial yang jauh lebih kecil bagi klub Spanyol tersebut.

Di balik kerugian finansial tersebut, duel menghadapi Basel menyimpan nilai sejarah tersendiri bagi Barcelona. Stadion St. Jakob-Park merupakan lokasi saat Barcelona menjuarai Piala Winners Eropa 1979 usai menundukkan Fortuna Düsseldorf dengan skor 4-3, yang sekaligus menjadi trofi utama Eropa pertama bagi klub.

Pertandingan ini juga mempertemukan dua tim yang sama-sama mengamankan tiket ke Liga Champions musim 2026/2027. Barcelona datang ke Swiss sebagai juara bertahan La Liga, sedangkan Basel merupakan peringkat kelima Swiss Super League.

Laga ini menjadi ajang persinggahan Barcelona sebelum kembali ke Spanyol untuk melakoni Joan Gamper Trophy menghadapi Al-Ahly di Spotify Camp Nou pada 19 Agustus 2026.

Follow publika.id on Google News Follow
Topik Terkait: barcelona FC Basel pramusim
Editors Team
melinda-putri-handayani
Author