Federico Barba Minta Skuat Persib Bandung Fokus Hadapi Persijap Jepara

Share

Bek Persib Bandung Federico Barba meminta rekan setimnya tidak terlena dengan euforia rencana konvoi juara yang ramai di media sosial demi menjaga fokus menghadapi Persijap Jepara. Dilansir dari Bola, pertandingan terakhir kompetisi BRI Super League 2025/2026 tersebut akan digelar di Stadion GBLA, Kota Bandung, pada Sabtu (23/5/2026) pukul 16.00 WIB.

Barba menegaskan bahwa perayaan belum layak dilakukan lantaran kompetisi musim ini belum sepenuhnya berakhir. Pemain asal Italia itu menyatakan konsentrasinya saat ini sepenuhnya tertuju pada laga krusial tersebut.

"Jadi saya tidak merasakan antusiasme ini (rencana konvoi) karena kami belum mencapai apapun. Saya sangat fokus pada pertandingan," kata Federico Barba di Bandung, Jumat (22/5/2026).

Meskipun posisi tim berjuluk Maung Bandung saat ini sudah sesuai dengan target awal musim, Barba mengingatkan bahwa pertandingan pemungkas tetap akan menjadi ujian berat. Oleh karena itu, ia menuntut kewaspadaan penuh dari seluruh skuad Persib saat menjamu tim lawan.

"Kami tahu di kandang sendiri kami sangat kuat, tetapi kami bermain melawan tim yang bagus, jadi ini akan menjadi sulit," imbuh Barba.

Mantan pemain bernomor punggung 93 ini menambahkan bahwa dirinya enggan memikirkan hal lain di luar pertandingan penutup tersebut.

"Dan saya hanya memikirkan tentang pertandingan ini, dan apa yang akan terjadi setelahnya, jujur saja saya tak peduli saat ini," ucap Barba.

Selain membahas internal tim, Barba juga memberikan perhatian kepada para pendukung setia Persib, Bobotoh, atas suntikan energi yang diberikan sepanjang musim bergulir. Namun, apresiasi tersebut disertai imbauan agar suporter tetap menaati regulasi yang berlaku.

"Sekarang para suporter adalah energi bagi tim, jadi saya cuma mau bilang terima kasih," kata Barba.

Barba menekankan pentingnya kepatuhan terhadap aturan demi kebaikan bersama agar tidak menimbulkan kerugian bagi manajemen klub.

"Tapi tentu saja, jika mereka peduli, jika mereka menginginkan yang terbaik untuk klub, pastinya mereka harus menghormati beberapa aturan," tambahnya.

Tindakan tidak tertib dari suporter dinilai berpotensi mendatangkan sanksi finansial dari operator kompetisi bagi kubu Persib Bandung.

"Ya, karena dampaknya nanti, pihak klub yang harus membayar akibatnya (denda), dan itu juga tidak benar," tandas Barba.

Pada bagian akhir, ia berharap para pendukung bisa merayakan momen kebersamaan ini secara kondusif dan tertib setelah pertandingan selesai.

"Saya berharap orang-orang bisa mengerti, dan bisa menikmati pertandingan, atau setelah pertandingan nanti bersama-sama, di momen yang tepat, dan di tempat yang tepat juga," pungkas Barba.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
bram-adhitya-santoso
Author