Bandung Gelar Kejuaraan Taekwondo Internasional Ksatria Nusantara 2026
Sebanyak 1.700 atlet taekwondo dari 18 provinsi mengikuti kejuaraan Internasional Ksatria Nusantara 2026 yang resmi diselenggarakan di Bandung Arena, Kota Bandung, pada Sabtu (4/7/2026).
Ajang olahraga yang berlangsung selama tiga hari tersebut memecahkan rekor dengan jumlah peserta terbanyak sepanjang seri kompetisi tahun ini, sebagaimana dilansir dari Bola.
Wakil Ketua Umum Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PBTI), Mayjen TNI Amrin Ibrahim, mengapresiasi tinggi dukungan Pemerintah Kota Bandung terhadap perkembangan olahraga ini.
"Tahun ini ada lima seri kejuaraan dan antusiasme atlet di Bandung ini merupakan yang paling tinggi, mencapai sekitar 1.700 peserta," jelas Amrin Ibrahim.
Menurut catatan PBTI, antusiasme tinggi ini mengungguli pelaksanaan di kota-kota penyelenggara sebelumnya.
"Sebelumnya ada seri yang pesertanya di bawah 1000 atlet, termasuk di Kediri sekitar 1.000 atlet tapi Bandung bisa sampai 1.700 atlet," lanjut Amrin.
Tingginya partisipasi ini menjadi indikator positif bagi perkembangan pembinaan atlet nasional secara berkelanjutan.
"Mudah-mudahan taekwondo di Kota Bandung semakin meningkat dan terus menambah atlet untuk level nasional maupun internasional," harap Amrin.
Kota Bandung juga membuktikan kontribusi nyatanya dalam mencetak atlet elite untuk level kompetisi tertinggi dunia.
"Selama ini Jawa Barat memang menjadi salah satu sumber atlet nasional. Fakta bahwa Bandung mampu menyumbang dua atlet menuju persiapan Olimpiade menunjukkan pembinaan olahraga di kota ini berjalan sangat baik," ungkapnya.
Komite Pertandingan PBTI, Charles Christofers, menerangkan bahwa kompetisi ini mencakup empat kategori usia yang berbeda.
"Kompetisi berlangsung sangat ketat. Sejak kategori kadet para atlet sudah menunjukkan persaingan yang sengit. Hingga kategori senior nanti, persaingan diprediksi masih berlangsung ketat, terutama antara Kota Bandung dan Jawa Tengah," jelas Charles.
Kejuaraan ini mempertandingkan kategori pra-kadet, kadet, junior, hingga senior yang memperebutkan delapan medali emas sebagai ajang seleksi menuju pemusatan latihan nasional.