Polisi AS Buru Penyanyi Bailey Zimmerman Terkait Kerusakan Hotel
Otoritas wilayah Bernalillo County di New Mexico menerbitkan surat perintah penangkapan terhadap penyanyi musik country asal Amerika Serikat, Bailey Zimmerman. Langkah hukum ini diambil setelah Zimmerman diduga melakukan perusakan properti di sebuah kamar hotel di Sandia Resort and Casino dengan total kerugian mencapai 16.000 dolar AS. Dilansir dari KOAT, dokumen pengadilan menunjukkan bahwa insiden bermula saat sang artis dijadwalkan menggelar konser di Albuquerque pada 27 Mei 2026.
Sebelum pembatalan acara, pihak keamanan resor melaporkan bahwa Zimmerman terlihat dalam kondisi mabuk, sempat mengamuk di panggung saat sesi cek suara, dan melempar sejumlah peralatan musik.
Zimmerman kemudian membatalkan penampilannya malam itu dan memberikan pernyataan kepada para penggemar melalui media sosial. "Y’all know there’s nothing I love more than getting out on the road and playing these shows for you," kata Zimmerman melalui akun Instagram pribadinya.
Ia berdalih kondisi kesehatannya sedang menurun sehingga tidak mampu memberikan pertunjukan yang maksimal. "So it’s so hard for me to have to say this, but I have to reschedule tonight’s (5/27) and Saturday’s (5/30) shows. I have not been feeling well and have tried to power through, but I’m not able to give you all the show you deserve. I hate letting y’all down and was really looking forward to these shows, but I gotta take care of myself so I can get back out there stronger," lanjut Zimmerman.
Keesokan harinya pada 28 Mei 2026, petugas kebersihan menemukan kamar hotel yang ditinggali Zimmerman dalam keadaan berantakan. Berdasarkan laporan kepolisian, fasilitas yang rusak meliputi televisi, telepon, meja kopi, kursi, serta adanya lubang di dinding dan noda pada karpet. Selain kerusakan fisik, pihak hotel juga melaporkan tagihan minuman beralkohol senilai 400 dolar AS yang belum dibayar oleh sang artis.
Menurut Fox News, kejaksaan setempat kini menjerat Zimmerman dengan pasal kejahatan berat berupa perusakan properti dan pelanggaran ringan berupa memperoleh layanan secara ilegal.