BAIC Indonesia Tunda Pembangunan Pabrik Mobil Sendiri

Share

BAIC Indonesia belum menentukan target waktu untuk mendirikan pabrik perakitan mobil sendiri di dalam negeri dan masih bergantung pada volume penjualan pasar domestik, sebagaimana dilansir dari Detik Oto. Saat ini, produsen otomotif asal Tiongkok tersebut masih memanfaatkan fasilitas produksi milik PT Handal Indonesia Motor di Purwakarta, Jawa Barat. Pabrik tersebut memiliki kapasitas produksi hingga 800 unit per bulan atau sekitar 10 ribu unit per tahun, dengan tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) mencapai 40 persen. Chief Operating Officer (COO) BAIC Indonesia, Dhani Yahya mengungkapkan bahwa rencana pembangunan fasilitas produksi mandiri sebenarnya sudah masuk dalam agenda perusahaan.

"Saya rasa tentu kita punya rencana (bangun pabrik sendiri), untuk ke arah sana pasti ada. Tapi kita lihat volume kita seberapa besar," ujar Dhani saat ditemui di Bandung, Jawa Barat.

Ia menjelaskan bahwa BAIC Indonesia berfokus memastikan operasional perakitan yang berjalan saat ini tetap memenuhi standar manufaktur global. "Yang sekarang pun kita harus benar-benar proper mengikuti global standard manufacturing yang baik," tuturnya.

Sebagai langkah optimalisasi, BAIC membuka peluang penambahan investasi pada fasilitas milik PT Handal Indonesia Motor guna mendukung integrasi teknologi keselamatan terkini. "Jadi kalau kita perlu invest, contoh untuk alat, ADAS, kita invest di Handal untuk peningkatan tersebut," ungkapnya.

Meski komitmen investasi terus berjalan, kepastian mengenai fasilitas produksi mandiri di Indonesia masih belum dijadwalkan dalam waktu dekat. "Belum ada target (punya pabrik sendiri), masih jauh lah," kata dia. Perusahaan kini memprioritaskan peningkatan volume penjualan serta efisiensi lini perakitan yang ada sebelum melangkah ke tahap pembangunan pabrik secara mandiri.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
yoga-prasetyo-nugroho
Author