Awkarin Jelaskan Kerja Sama dengan Hanania Travel di Polda Metro
Selebgram Awkarin memenuhi panggilan pemeriksaan di Polda Metro Jaya, Jakarta, pada Senin (29/6/2026) malam, untuk mengklarifikasi kontrak kerja samanya dengan biro perjalanan Hanania Travel. Pemeriksaan ini dilakukan menyusul mencuatnya kasus dugaan gagal berangkat yang menimpa ribuan jemaah agensi tersebut.
Pihak kepolisian memeriksa sang selebgram guna mendalami aliran dana dan status endorsement yang pernah diterimanya. Dilansir dari Detik Hot, interaksi promosi antara sang konten kreator dengan pihak biro perjalanan tersebut dipastikan bukan terjalin baru-baru ini.
"Kalau di sini sekitar dua tahun yang lalu kami bekerja sama. Mungkin itu harus diperjelas lagi ya, karena mungkin, banyak dari media atau teman-teman di media sosial yang mengira kami baru bekerja sama, baru-baru ini. Itu nggak. Kami bekerja sama itu sekitar dua tahun yang lalu," kata Awkarin, di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (29/6/2026) malam.
Terkait pembiayaan fasilitas promosi hingga uang saku yang ia peroleh selama masa kontrak, perempuan bernama asli Karin Novilda ini mengaku tidak mengetahui asal-usul modal yang digunakan oleh perusahaan. Urusan penelusuran keuangan tersebut kini diserahkan sepenuhnya kepada tim penyidik kepolisian.
"Mungkin kita nggak tahu pastinya seperti apa. Itu penyidik yang tahu, untuk aliran dana atau apa pun yang digunakan pada saat kami di-endorse atau barter pada 2022. Apakah ada aliran dana atau uang untuk endorse kami berasal dari jemaah atau apa pun itu, kami tidak tahu menahu," tuturnya.
Kepastian mengenai waktu pelaksanaan umrah tersebut turut dipertegas oleh tim hukum sang publik figur. Kuasa hukum Awkarin, Artahsasta, memaparkan rincian tanggal keberangkatan kliennya yang menunjukkan bahwa kegiatan tersebut telah selesai jauh sebelum masalah hukum Hanania Travel muncul ke permukaan.
"Biar supaya jelas, keberangkatannya Ibu Karin itu tanggal 29 Juli 2022, pulang tanggal 9 Agustus 2022," pungkas Artahsasta.