Aston Villa Pilih Tur ke Indonesia demi Gaet Basis Fans Fanatik
Promotor Sound Rhythm mengonfirmasi bahwa basis penggemar sepak bola yang sangat fanatik menjadi alasan utama klub Liga Inggris, Aston Villa, memilih berkunjung ke Indonesia dalam rangkaian tur pramusim mereka pada Senin, 22 Juni 2026.
Klub asuhan Unai Emery tersebut menjadwalkan pertandingan persahabatan melawan Indonesia All Stars di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, pada 1 Agustus mendatang. Ketertarikan Aston Villa muncul setelah memantau tingginya antusiasme masyarakat tanah air.
Pihak manajemen Aston Villa menilai publik Indonesia memiliki gairah yang sangat besar terhadap sepak bola. Penilaian ini didasarkan pada pengamatan mereka terhadap atmosfer bangku penonton selama babak Kualifikasi Piala Dunia 2026 putaran keempat.
"Dari awal tuh sangat melihat antusiasme fans sepak bola di Indonesia ya. Mereka ternyata melihat kualifikasi Piala Dunia waktu itu. Mereka melihatnya, 'Wah, fans Indonesia itu passionate banget'," kata Ahmad Satrio Satrio, Head of Marketing Communication Sound Rhythm.
Selain menggelar pertandingan, Aston Villa Pre-Season Tour Indonesia 2026 juga menyiapkan sejumlah agenda luar lapangan untuk mendekatkan klub dengan para suporter. Salah satu agendanya adalah pameran trofi Liga Europa yang diraih Aston Villa pasca-kemenangan 3-0 atas Freiburg di Turki.
"Dan mereka melihat, 'Oh, ternyata Premier League fans di Indonesia sangat besar," tambah Ahmad Satrio Satrio.
Kunjungan ini juga dimanfaatkan Aston Villa untuk mengirim tim pemantau bakat. Mereka berniat memonitor pesepak bola lokal yang dinilai memiliki potensi dan kualitas mumpuni untuk berkarier di kompetisi Eropa.
"Dan melihat juga talent-talent pemain Indonesia, yang mana nanti akan ada scout-nya juga datang. Pemain-pemain itu sebenarnya sudah layak untuk main di Eropa," jelas Ahmad Satrio Satrio.
Langkah ini diambil karena klub melihat adanya peluang pasar yang besar sekaligus potensi teknis yang matang dari para pemain di Indonesia.
"Di situ, they kayak, 'Wah, kita harus mengambil beberapa pemain atau mungkin put some people on their watch list'. Jadi bener-bener, market yang bisa untuk di-grab untuk penonton juga, dan juga untuk pemain sudah sangat capable untuk main di Eropa," lanjut Ahmad Satrio Satrio.
Sebelum tiba di Jakarta, Aston Villa dijadwalkan melakoni laga uji coba melawan Walsall pada 22 Juli dan Real Sociedad pada 28 Juli. Setelah dari Indonesia, tur Asia mereka akan berlanjut ke Thailand menghadapi BG Pathum United pada 4 Agustus, serta melawan Bayern Muenchen di Hong Kong pada 7 Agustus.
Rangkaian pramusim kemudian ditutup dengan pertandingan Piala Super Eropa melawan Paris Saint-Germain pada 13 Agustus, diikuti laga kontra Borussia Moenchengladbach pada 15 Agustus. Aston Villa akan memulai kompetisi Liga Inggris musim baru melawan Brighton & Hove Albion pada 23 Agustus 2026.