Asing Aksi Beli Saham Rp725 Miliar Jelang Perombakan Indeks MSCI
Aksi beli bersih investor asing senilai Rp725,4 miliar mewarnai penutupan perdagangan Bursa Efek Indonesia pada Rabu (12/8/2026) tepat sebelum Morgan Stanley Capital International mengumumkan hasil peninjauan indeks berkala Agustus 2026 pada Kamis (13/8/2026).
Suntikan modal asing tersebut mendorong Indeks Harga Saham Gabungan menguat 1,69 persen ke level 6.373,85 di tengah langkah antisipasi para pelaku pasar global. Saham PT Bank Central Asia Tbk menjadi incaran utama pemodal luar negeri dengan nilai akumulasi mencapai Rp262,9 miliar.
Selain saham perbankan besar, aliran dana asing mengalir ke sejumlah emiten lain seperti PT Petrosea Tbk sebesar Rp174,9 miliar, PT Barito Renewables Energy Tbk Rp138,5 miliar, PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk Rp135,3 miliar, serta PT Barito Pacific Tbk Rp129,3 miliar.
Beberapa emiten berkapitalisasi besar lainnya juga masuk dalam daftar transaksi beli asing, meliputi PT Bumi Resources Minerals Tbk senilai Rp74,09 miliar, PT NexAI Digital Infrastruktur Tbk Rp70,9 miliar, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Rp55,35 miliar, PT Chandra Asri Pacific Tbk Rp41,22 miliar, dan PT Energi Mega Persada Tbk Rp34,46 miliar.
Di sisi lain, aksi lepas saham oleh investor asing juga terjadi pada beberapa emiten. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk mencatatkan nilai penjualan bersih terbanyak mencapai Rp245,7 miliar, disusul PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk sebesar Rp98,4 miliar, PT Medco Energi Internasional Tbk Rp31 miliar, dan PT United Tractors Tbk Rp27,9 miliar.
Hasil peninjauan resmi MSCI Agustus 2026 menunjukkan keputusan lembaga penyedia indeks tersebut untuk tidak menambah emiten asal Indonesia ke dalam kategori MSCI Global Standard Indexes. MSCI justru mengeliminasi PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk dan PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk dari kelompok utama tersebut.
Saham PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk tidak sepenuhnya hilang dari radar MSCI karena diturunkan kelasnya ke dalam MSCI Global Small Cap Indexes. Sementara itu, saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk resmi dikeluarkan dari keanggotaan MSCI Indonesia Investable Market Index.
Penyesuaian pada MSCI Global Small Cap Indexes juga ditandai dengan pencoretan sembilan emiten Indonesia sekaligus. Emiten yang terdepak mencakup PT Bank Jago Tbk, PT Bukalapak.com Tbk, PT ESSA Industries Indonesia Tbk, PT MD Entertainment Tbk, PT Medikaloka Hermina Tbk, PT MNC Tourism Indonesia Tbk, PT Raharja Energi Cepu Tbk, PT Semen Indonesia (Persero) Tbk, dan PT Transcoal Pacific Tbk.
Seluruh perubahan struktur konstituen pada indeks MSCI tersebut dijadwalkan berlaku efektif secara global setelah penutupan perdagangan pada 31 Agustus 2026.