AS Cabut Pembatasan Ekspor Model AI Anthropic Fable 5

Share

Pemerintah Amerika Serikat mencabut pembatasan akses bagi pihak asing terhadap model kecerdasan buatan Fable 5 dan Mythos 5 milik Anthropic PBC pada Selasa, 30 Juni 2026, setelah perusahaan mengatasi kekhawatiran keamanan siber, dilansir dari Bloombergtechnoz.

Departemen Perdagangan Amerika Serikat sebelumnya memberlakukan aturan kontrol ekspor ketat melalui surat pribadi pada 12 Juni 2026 yang mewajibkan izin khusus bagi warga negara asing untuk mengakses kedua model kecerdasan buatan canggih tersebut.

Langkah pelonggaran ini diambil setelah jajaran eksekutif Anthropic melakukan serangkaian diskusi intensif dengan Menteri Perdagangan Amerika Serikat Howard Lutnick guna meredakan kecemasan Gedung Putih terkait potensi manipulasi sistem pengaman oleh pihak luar.

"We’ve received notice that the Department of Commerce has lifted export controls on Claude Fable 5 and Mythos 5. We'll begin restoring access tomorrow, and will share an update soon. We’re grateful to our users for their patience, and to everyone who worked with us on…" tulis Anthropic melalui akun resminya di media sosial X.

Perusahaan kini mengaktifkan kembali model Fable 5 dengan pengklasifikasi baru yang bertugas memblokir tugas keamanan siber berbahaya, serta berkolaborasi dengan Amazon, Microsoft, dan Google dalam Project Glasswing guna mendeteksi kerentanan siber.

Menteri Perdagangan Amerika Serikat Howard Lutnick mengirimkan surat resmi yang menyatakan bahwa Anthropic telah berkomitmen untuk secara proaktif mencegah risiko keamanan serta bersedia menyusun protokol bersama pemerintah untuk model kecerdasan buatan di masa depan.

"secara proaktif mencegah dan menangani risiko keamanan yang terkait dengan model-model tersebut." kata Howard Lutnick dalam suratnya kepada Anthropic.

Intervensi kontrol ekspor ini sempat memicu dampak luas di industri teknologi, termasuk menekan OpenAI untuk membatasi peluncuran awal model kecerdasan buatan terbarunya, GPT-5.6, di bawah pengawasan ketat pemerintahan Trump.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
hendra-kurniawan-saputra
Author