Aryna Sabalenka Hadapi Diana Shnaider di Perempat Final Prancis Terbuka

Share

Petenis tunggal putri nomor satu dunia, Aryna Sabalenka, bertanding melawan unggulan ke-25 asal Rusia, Diana Shnaider, dalam babak perempat final turnamen Prancis Terbuka pada Rabu, 3 Juni 2026.

Laga di Roland Garros ini menjadi peluang besar bagi Sabalenka untuk meraih gelar pertama di turnamen tersebut setelah menjadi finalis pada tahun lalu.

Langkah Sabalenka menuju babak delapan besar dipastikan setelah ia menumbangkan Naomi Osaka dengan skor 7-5, 6-3 dalam waktu 1 jam 27 menit pada babak keempat hari Senin.

Sepanjang pertandingan melawan Osaka, petenis asal Belarusia tersebut meluncurkan 12 ace dan total 39 winners dengan catatan 27 unforced errors.

Peluang Sabalenka memenangi Roland Garros tahun ini terbuka lebar setelah para pesaing utamanya seperti Coco Gauff, Iga Swiatek, Elena Rybakina, dan Elina Svitolina tersingkir sebelum babak perempat final.

Meskipun telah mengoleksi empat gelar grand slam dalam beberapa tahun terakhir, semua trofi tersebut diraih Sabalenka di lapangan keras sehingga ia termotivasi memenangi turnamen di permukaan alternatif.

Di sisi lain, laga ini menjadi pencapaian terbesar bagi Diana Shnaider yang baru berusia 22 tahun karena untuk pertama kalinya berhasil menembus babak perempat final Grand Slam sepanjang karier tunggalnya.

Shnaider, yang sebelumnya lebih banyak meraih kesuksesan di sektor ganda bersama petenis Rusia Mirra Andreeva, kini berpeluang mencatatkan kemenangan terbesar dalam kariernya jika mampu mengalahkan pemain nomor satu dunia.

Berdasarkan laporan BBC, kondisi angin di lapangan sempat memengaruhi konsistensi permainan karena Sabalenka terlihat mengeluhkan lemparan bola saat melakukan servis kepada timnya.

Selain pertandingan tersebut, petenis tunggal putri lainnya, Maja Chwalinska, juga berhasil mengamankan kemenangan di perempat final yang berlangsung di Lapangan Philippe-Chatrier.

"I honestly don't know what is going on. I know I repeat myself, but every single match here is kind of crazy for me." kata Maja Chwalinska, Petenis Tunggal Putri.

Chwalinska mengaku sempat merasakan ketegangan yang wajar sebelum akhirnya bisa tetap fokus menyelesaikan pertandingan dengan baik.

"I am very grateful. I was definitely nervous. It is normal and I care. I am stressed, of course, but I try to focus on my job and my games. I am happy that I did that." ujar Maja Chwalinska, Petenis Tunggal Putri.

Petenis tersebut menambahkan bahwa dirinya tidak ingin terlalu memikirkan faktor kepercayaan diri karena menyadari level lawan yang dihadapi merupakan para pemain terbaik di dunia.

"I just try to win every match that I am playing, but I am not focusing on confidence. I am playing against the best players in the world, so I will not compare myself to them." kata Maja Chwalinska, Petenis Tunggal Putri.

Terkait dengan rencana pemulihan setelah pertandingan yang melelahkan, Chwalinska memilih untuk beristirahat di kamar.

"Just sleep and maybe watch some Netflix – I am good!" ujar Maja Chwalinska, Petenis Tunggal Putri.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
hendra-kurniawan-saputra
Author