Mengenal Arti Taawudz dan Basmalah Lengkap dengan Keutamaannya

Share

Umat Islam membiasakan melafalkan taawudz dan basmalah sebelum membaca Al Quran maupun mengawali ibadah harian. Sebagaimana dilansir dari HaiBunda, masih ada sebagian muslim yang belum memahami perbedaan fungsi serta tulisan Arab kedua bacaan tersebut. Memahami makna dan waktu penggunaan yang tepat dapat membantu meningkatkan kekhusyukan saat beribadah.

Lafaz taawudz dan basmalah sering diucapkan secara berurutan dalam berbagai kesempatan.

Berikut tulisan Arab dan arti dari kalimat taawudz: أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ

Artinya: "Aku berlindung kepada Allah dari godaan syaitan yang terkutuk." Sementara itu, berikut bacaan Arab dan terjemahan untuk kalimat basmalah:

ِبِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْم Artinya: "Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang."

Waktu Mengucapkan Taawudz dan Basmalah

Umat Islam melantunkan kedua bacaan tersebut saat mengawali ibadah salat atau membaca kitab suci Al Quran.

Daruquthi dan ath-Thabrani meriwayatkan dari Buraidah mengenai sabda Rasulullah SAW. Rasulullah SAW bersabda, "Aku tidak keluar dari masjid sampai aku memberitahukan kepadamu tentang suatu ayat yang tidak diturunkan setelah Sulaiman, kecuali kepadaku". Beliau kemudian bertanya, "Dengan apa kamu memulai Al-Qur’an ketika kamu memulai salat?".

Buraidah menjawab, "Dengan Bismillahirrahmanirrahim".

Rasulullah SAW bersabda, "Itulah dia". Riwayat Abu Dawud, al-Hakim, al-Baihaqi, dan al-Bazzar dari jalur Sa'id bin Jubair dari Ibnu Abbas menceritakan penandaan surat.

Ibnu Abbas berkata, "Rasulullah SAW tidak mengetahui batasan setiap surat sampai turun kepadanya, 'Bismillahirrahmanirrahim'". Al-Bazzar menambahkan keterangan, "Jika ia diturunkan, beliau mengetahui bahwa surat telah selesai dan mulai dengan yang baru".

Al-Hakim juga meriwayatkan jalur lain dari Sa'id bin Jubair dari Ibnu Abbas terkait hal serupa. Ibnu Abbas berkata, "Kaum muslimin tidak mengetahui selesainya suatu surat sampai turun Bismillahirrahmanirrahim. Jika ia telah turun, mereka mengetahui bahwa suatu surat itu telah selesai."

Keutamaan Membaca Taawudz dan Basmalah

Imam Ibnu Katsir menjelaskan keutamaan dari melafalkan bacaan taawudz.

Membaca taawudz menjadi bentuk permohonan perlindungan agar terhindar dari gangguan batiniah sekaligus mendatangkan kebaikan. Anjuran pelafalannya tidak terikat oleh ruang dan waktu sehingga dapat dibaca kapan saja, terutama sebelum mengaji Al Quran. Selain taawudz, bacaan basmalah juga memiliki keutamaan yang sangat besar bagi pembacanya.

Dari Ibnu Mas'ud, Rasulullah SAW menyampaikan janji pahala bagi orang yang membaca basmalah.

Rasulullah SAW bersabda, "Barang siapa membaca bimisllahirrahmanirrahim, Allah menuliskan 4.000 kebaikan untuk setiap huruf dan menghapus 4.000 keburukan, dan diangkat derajatnya setinggi 4.000 tingkatan." Allah SWT mengawali kitab Al Quran menggunakan tiga nama mulia dalam kalimat basmalah.

Sementara itu, jenis makhluk terbagi menjadi tiga golongan dalam kehidupan. Golongan tersebut meliputi makhluk yang zalim, makhluk yang pertengahan amal perbuatannya, serta makhluk yang memiliki banyak kebaikan.

Lafal Allah ditujukan untuk kelompok makhluk yang paling banyak memiliki kebaikan. Lafal ar-rahman diperuntukkan bagi kelompok makhluk dengan tingkat amal perbuatan yang sedang. Lafal ar-rahim ditujukan khusus bagi kelompok makhluk yang berbuat zalim.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
melinda-putri-handayani
Author