Arsenal Incar Manu Kone Usai Dipuji Patrick Vieira
Klub Liga Inggris Arsenal kini memimpin perburuan untuk mendatangkan gelandang AS Roma, Manu Kone, setelah sang pemain mendapatkan pujian tinggi dari legenda sepak bola Patrick Vieira pada Jumat, 26 Juni 2026.
Gelandang berusia 25 tahun tersebut menarik perhatian setelah menyelesaikan musim keduanya bersama Giallorossi dan membantu klub mengamankan posisi ketiga di Serie A dengan kontribusi dua gol dan tiga assist dari 29 penampilan.
Mikel Arteta sangat ingin menambah kekuatan lini tengah Arsenal, dan klub London Utara itu harus bersaing dengan Inter Milan yang juga berminat namun dilaporkan mundur karena kendala harga transfer.
AS Roma sendiri membutuhkan penjualan pemain sebelum tanggal 30 Juni untuk menyeimbangkan neraca keuangan mereka, dan mematok harga minimal 50 juta euro atau sekitar 43 juta poundsterling untuk Kone yang dibeli seharga 18 juta euro dari Borussia Monchengladbach pada 2024.
Mantan kapten Arsenal, Patrick Vieira, memberikan sanjungan kepada Kone saat bertugas sebagai pengamat di ITV menjelang pertandingan fase grup Piala Dunia antara Prancis melawan Norwegia.
"He has come into the World Cup with a couple of injuries and it has been a quite difficult season for him," kata Patrick Vieira kepada ITV.
Vieira menambahkan bahwa kualitas Kone berada di atas para pemain tengah tim nasional Prancis lainnya yang juga menjadi komoditas transfer hangat musim panas ini.
"But he is for me, the best midfielder in France today. I would put him ahead of Aurelien Tchouameni and Adrien Rabiot because he has got this mobility to move around the pitch," ujar Patrick Vieira.
Lebih lanjut, Vieira menilai Kone memiliki atribut lengkap sebagai gelandang modern dibandingkan dengan rekan senegaranya.
"He is aggressive, he is a ball winner and he has got this technical ability to be part of the build-up. He can break lines and play forward," tutur Patrick Vieira.
Kone yang sejauh ini telah mencatatkan 16 penampilan bersama tim senior Prancis sempat duduk di bangku cadangan pada laga pembuka melawan Senegal, sebelum akhirnya menjadi starter dalam pertandingan melawan Irak dan Norwegia.
"He had a really good season in Serie A with Roma. He came to the World Cup after a couple of injuries," ucap Patrick Vieira melalui ITV Football.
Vieira juga menolak anggapan sebagian pihak yang menyebut Kone hanya berfungsi sebagai pengangkut air di lini tengah permainan.
"I don’t really like that word, water carrier. He will win the ball, but he has something more than the others, as he can play forward. Sometimes Tchouameni can give you a little bit of frustration, too many passes sideways or backwards, but he’s got more passes going forward," tegas Patrick Vieira.
Di sisi lain, Manu Kone sempat memberikan pernyataan mengenai rumor transfer dirinya sesaat sebelum laga pembuka melawan Senegal di turnamen Piala Dunia tersebut.
"Honestly, right now I’m only thinking about the World Cup," kata Manu Kone.
Pemain Prancis itu menegaskan bahwa ia tidak ingin terdistraksi oleh spekulasi mengenai klub barunya di tengah berjalannya kompetisi internasional terakbar tersebut.
"It’s my first major international competition, a tournament I’ve always dreamed of playing in," ujar Manu Kone.
Kone memilih untuk menunda segala pembicaraan mengenai kepindahan klub hingga tugasnya bersama tim nasional selesai.
"I want to remain exclusively focused on this. We’ll talk about the future after the World Cup and see what happens," pungkas Manu Kone.