Arsenal Hadapi Krisis Lini Belakang Menjelang Laga Kontra Burnley
Manajer Arsenal Mikel Arteta harus memutar otak setelah lini pertahanan timnya dihantam krisis cedera menjelang laga krusial pekan ke-37 Liga Inggris 2025-2026 kontra Burnley di Stadion Emirates, London, pada Selasa, 19 Mei 2026 pukul 02.00 WIB.
Kondisi kesiapan skuad berjuluk Meriam London tersebut terganggu oleh kepastian absennya beberapa pemain kunci di sektor belakang, meskipun Arteta menegaskan bahwa tim asuhannya tetap dalam kondisi siap tempur untuk mengamankan gelar juara.
Hingga saat ini, pihak manajemen belum bisa memberikan jaminan mengenai kepastian waktu kembalinya para pilar pertahanan yang sedang masuk ruang perawatan tersebut untuk merumput.
"Kita harus menunggu dan melihat bagaimana perkembangan beberapa pemain dan apakah mereka tersedia atau tidak," kata Arteta dikutip dari situs resmi klub.
Nama Ben White menjadi pemain teranyar yang masuk dalam daftar cedera panjang setelah ditarik keluar dalam kemenangan 1-0 atas West Ham pekan lalu, yang juga mengancam peluangnya tampil di Piala Dunia musim panas mendatang.
"Kita harus menunggu dan melihat. Sepertinya cedera ini akan berlangsung lama. Saat ini, focusnya adalah apakah kita bisa memulihkannya dan membuatnya siap bermain melawan Arsenal." tambah Arteta.
Arsitek tim asal Spanyol itu menambahkan bahwa proses pemulihan mantan bek Brighton tersebut dipastikan membutuhkan waktu yang cukup signifikan.
"Itu tidak akan terjadi dalam waktu berminggu-minggu," tambahnya.
Ben White menyusul jejak Jurrien Timber yang sudah menepi sejak bulan Maret lalu, meskipun tim medis klub terus berupaya mempercepat proses pemulihan pemain asal Belanda itu sebelum musim kompetisi berakhir.
"Dia ingin sangat dekat dengan tim. Kondisinya sedikit membaik dalam beberapa hari terakhir. Kami akan mencoba membuatnya bugar dan siap bermain secepat mungkin, tapi mari kita lihat nanti." sambung Arteta.
Kehilangan Timber diakui Arteta memberikan dampak besar bagi stabilitas tim, mengingat sang pemain memiliki pengaruh kuat di dalam maupun di luar lapangan pertandingan.
"Sayangnya, dia sudah absen cukup lama. Dia pemain yang sangat penting bagi kami. Kita semua tahu itu dan dia melakukan segala yang dia bisa untuk membantu tim dalam kapasitas apa pun," sambungnya.
Arteta juga sangat menyayangkan absennya mantan pemain Ajax Amsterdam tersebut karena figur kepemimpinannya masih sangat dibutuhkan oleh skuad Meriam London.
"Kita tahu kepemimpinannya, kualitasnya, dan betapa tim membutuhkannya," jelasnya.
Selain kedua nama tersebut, Riccardo Calafiori yang juga mengalami cedera saat melawan West Ham masih diragukan tampil meski peluangnya bermain dinilai lebih besar dibandingkan White dan Timber.
"Kami belum tahu apakah dia akan bisa bermain sekarang. Masih ada beberapa hari lagi. Semoga saja tidak ada yang serius. Kita harus menunggu dan melihat bagaimana reaksinya." ujar Arteta.
Badai cedera di posisi bek sayap memaksa Arteta mempertimbangkan opsi alternatif dengan memainkan pemain muda Myles Skelly di posisi yang bukan tempat aslinya.
"Saya tidak tahu apakah kata yang tepat adalah risiko. Pada akhirnya, kita harus membuat keputusan karena keadaan mengharuskan demikian." kata Arteta.
Arteta menilai eksperimen menempatkan Skelly di area bek sayap merupakan pilihan rasional yang didasarkan pada kebutuhan mendesak tim saat ini.
"Dengan Myles [bermain di posisi yang bukan posisi aslinya], situasinya agak berbeda. Itu adalah sebuah pilihan karena apa yang kami lihat dan apa yang kami yakini mampu dia lakukan serta apa yang dibutuhkan tim," tandasnya.