Arsenal Gagal Juara Liga Champions Setelah Kalah Penalti Dari PSG

Share

Klub asal Inggris, Arsenal, gagal meraih gelar juara Liga Champions 2025/26 setelah ditundukkan Paris Saint-Germain melalui babak adu penalti pada pertandingan final di Puskas Arena, Budapest, Sabtu (30/5/2026).

Kekalahan dramatis tersebut dipastikan setelah eksekusi penalti penentu dari bek Arsenal, Gabriel, melambung di atas mistar gawang, sehingga membuat Paris Saint-Germain berhasil mempertahankan gelar juara Eropa mereka, sebagaimana dilansir dari Bola.

Kegagalan ini mendatangkan kekecewaan mendalam bagi kapten The Gunners, Martin Odegaard, yang merasa timnya sudah sangat dekat untuk membawa pulang trofi yang diimpikan tersebut.

"Anda sangat ingin menang, dan pulang tanpa membawa apa pun terasa sangat menyakitkan. Itu bagian dari sepak bola. Kami telah melakukan banyak hal luar biasa musim ini, dan kami akan bangkit dari kekalahan ini serta kembali lebih kuat musim depan," ujar Martin Odegaard, Kapten Arsenal.

Gelandang berusia 27 tahun itu menilai timnya telah memberikan perlawanan seimbang dan mampu unggul lebih dulu sebelum Paris Saint-Germain menyamakan kedudukan lewat titik putih.

"Perbedaannya sangat tipis, terutama dalam adu penalti. Saya pikir kami memulai pertandingan dengan sangat baik dan mencetak gol lebih dulu. Setelah itu kami bertahan dengan baik. PSG memang lebih banyak menguasai bola, tetapi mereka tidak menciptakan terlalu banyak peluang berbahaya," kata Martin Odegaard, Kapten Arsenal.

Performa pemain asal Norwegia itu belakangan ini mendapat sorotan akibat penurunan kontribusi dalam sistem taktik Mikel Arteta setelah hanya mengemas satu gol dan tujuh assist sepanjang musim ini.

"Saya masih memiliki kontrak di sini dan saya sangat bahagia di Arsenal. Situasinya jelas, dan saya berharap bisa bertahan selama bertahun-tahun lagi," tegas Martin Odegaard, Kapten Arsenal.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
melinda-putri-handayani
Author