Arsenal Melaju ke Final Liga Champions Usai Juara Premier League

Share

Arsenal bersiap menghadapi Paris Saint-Germain (PSG) pada babak final Liga Champions di Puskas Arena, Budapest, akhir pekan ini. Laga puncak tersebut menjadi momentum besar setelah klub asal London ini berhasil menyudahi penantian selama 22 tahun untuk menjuarai kompetisi Premier League musim ini.

Kiper utama Arsenal, David Raya, kini menjadi sorotan setelah mencatatkan transformasi karier yang luar biasa dalam satu dekade terakhir. Penjaga gawang berumur 30 tahun tersebut tercatat pernah membela klub divisi kelima sepak bola Inggris, Southport, pada September 2014 sebelum akhirnya mencapai partai puncak kompetisi tertinggi Eropa.

Kehadiran Raya di Emirates Stadium awalnya memicu kontroversi ketika didatangkan dari Brentford pada musim panas 2023 untuk menggantikan posisi Aaron Ramsdale. Kendati demikian, performa konsisten Raya yang sukses meraih penghargaan Golden Glove selama tiga musim beruntun berhasil menjawab keraguan publik dan memperkokoh lini belakang The Gunners.

Ketegasan manajer Mikel Arteta dalam melakukan perombakan skuat menjadi kunci penting di balik performa impresif lini pertahanan Arsenal. Musim ini, Arsenal tercatat sebagai tim dengan pertahanan terbaik di lima liga top Eropa karena hanya menerima rata-rata 2,5 tembakan tepat sasaran per pertandingan di Premier League.

Kebijakan radikal melepas pemain populer demi stabilitas tim bukan hal baru bagi Arteta, mengingat nama-nama seperti Kieran Tierney, Mesut Ozil, Pierre-Emerick Aubameyang, hingga Granit Xhaka juga pernah disingkirkan. Kebijakan mencadangkan Ramsdale diakui internal klub sebagai salah satu keputusan taktis paling sulit yang harus diambil demi mendatangkan kiper dengan profil distribusi bola yang sesuai filosofi tim.

Seorang sumber internal dari Arsenal mengungkapkan situasi sulit yang dihadapi sang manajer saat harus menggeser posisi penjaga gawang utama sebelumnya.

"Mikel sebenarnya sangat menyukai sosok Aaron karena ia tidak melakukan kesalahan apa pun dalam tugasnya," ujar sumber internal Arsenal.

Keputusan tersebut berdampak besar pada dinamika karier kedua penjaga gawang, di mana Raya sukses menjadi finalis Liga Champions 2026. Sebaliknya, Aaron Ramsdale mengalami penurunan performa setelah sempat terdegradasi bersama Southampton dan kini menghuni bangku cadangan Newcastle United, hingga kehilangan tempat di skuat tim nasional Inggris.

Berikut adalah tabel perbandingan perkembangan karier antara David Raya dan Aaron Ramsdale dalam beberapa musim terakhir:

Perbandingan Karier David Raya dan Aaron Ramsdale
Aspek Perbandingan David Raya Aaron Ramsdale
Status di Arsenal Pilihan utama tak tergantikan Tersisih dan sempat dipinjamkan
Performa Lapangan Matang, tenang, dan agresif Menurun akibat minim jam terbang
Panggilan Timnas Masuk skuad meski belum utama Terdepak dari skuad Inggris
Prestasi Terbaru Finalis Liga Champions 2026 Degradasi bersama Southampton

Dilansir dari Liputan6.com, Mikel Arteta membeberkan proses transfer David Raya yang sempat sulit dijelaskan kepada dewan klub serta peran besar Direktur Olahraga Edu dan pelatih kiper Inaki Cana.

"Bukan karena Aaron tidak punya kualitas, tetapi saya percaya untuk naik ke level berikutnya kami membutuhkan profil penjega gawang yang berbeda. Itu sangat sulit dijelaskan kepada pihak internal maupun eksternal klub," ujar Mikel Arteta, Manajer Arsenal.

Arteta kemudian melanjutkan penjelasannya mengenai dinamika diskusi yang ia lakukan bersama Edu demi meyakinkan jajaran manajemen skuat London Utara tersebut.

"Saya membahasnya lagi dan lagi bersama Edu. Dia berkata, 'Kamu tahu ini akan menimbulkan masalah.' Saya bilang saya tahu," kata Mikel Arteta, Manajer Arsenal.

Edu berhasil meyakinkan dewan klub mengenai kebutuhan taktis pertahanan tim, sementara Inaki Cana membantu karena sudah mengenal karakter Raya sejak di Brentford.

"Edu benar-benar meyakinkan dewan klub karena mereka harus diyakinkan dan memahami situasinya. Lalu Inaki Cana memainkan peran penting karena dia sudah mengenal David sejak lama di Brentford," sambung Mikel Arteta, Manajer Arsenal.

Manajer asal Spanyol tersebut menegaskan komitmen serta kepercayaan penuhnya terhadap dedikasi yang ditunjukkan oleh sang penjaga gawang.

"Saya tidak yakin apakah ini akan berhasil atau tidak, tetapi saya tahu David akan menunjukkan dirinya dan mendedikasikan dirinya untuk tim," tutur Mikel Arteta, Manajer Arsenal.

Arteta juga meyakini bahwa performa serta kepribadian sang pemain akan memberikan dampak positif jangka panjang bagi citra klub.

"Saya yakin dia akan menjadi duta luar biasa untuk klub ini. Saya benar-benar yakin soal itu," imbuh Mikel Arteta, Manajer Arsenal.

Selain sektor kiper, kesuksesan Arsenal musim ini juga didorong oleh transfer Declan Rice senilai 100 juta pounds yang sukses memberikan pesan ambisi besar klub kepada para rival, termasuk Manchester City.

"Itu momen besar. Kami terus mengirim pesan, baik kami menyadarinya atau tidak, kepada orang-orang di dalam organisasi, kepada suporter, dan kepada lawan kami," ucap Mikel Arteta, Manajer Arsenal.

Arteta menutup penjelasannya dengan menegaskan bahwa investasi besar pada pemain berkualitas merupakan hal wajib bagi tim yang ingin bersaing di level tertinggi.

"Itu adalah pesan kuat bahwa kami berada di level lain secara finansial dan ambisi. Klub besar memang harus membuat pernyataan seperti itu," tegas Mikel Arteta, Manajer Arsenal.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
hendra-kurniawan-saputra
Author