Ariana Grande Kritik Video Penangkapan Imigran oleh Gedung Putih
Penyanyi asal Amerika Serikat Ariana Grande melayangkan kritik keras terhadap Donald Trump dan pihak Gedung Putih terkait penayangan video operasi penangkapan oleh badan Imigrasi dan Bea Cukai Amerika Serikat (ICE) pada Jumat, 12 Juni 2026.
Kecaman tersebut disampaikan oleh sang artis melalui akun media sosial pribadinya setelah melihat unggahan video dari akun resmi Gedung Putih, seperti dilansir dari Detikcom yang mengutip laporan Variety. Ketegangan politik terkait isu imigrasi dilaporkan kembali memanas di negara tersebut.
"Ini benaran gak manusiawi. Bagaimana bisa sebuah lembaga pemerintahan merayakan penderitaan manusia dan perpisahan keluarga sebagai konten promosi? Mengerikan dan sangat memuakkan," tulis Ariana Grande dalam unggahan yang sekarang viiral.
Penayangan video kompilasi penggerebekan imigrasi dengan musik latar dramatis tersebut dinilai banyak pihak sebagai bentuk dehumanisasi terhadap para imigran. Pemeran Glinda dalam film Wicked ini memang dikenal kerap memanfaatkan platform digitalnya untuk menyuarakan isu-isu kemanusiaan.
"Kita gak boleh menjadi mati rasa terhadap kekejaman seperti ini. Kita harus menuntut transparansi dan martabat bagi setiap orang, terlepas dari mana mereka berasal," lanjut Ariana dalam pernyataannya.
Aksi protes yang dilakukan oleh sang diva langsung memuncaki topik tren di media sosial serta mendapatkan gelombang dukungan yang besar dari warganet. Hingga saat ini, pihak Gedung Putih belum memberikan tanggapan resmi mengenai kritik tersebut.