Argentina Hadapi Austria dalam Lanjutan Piala Dunia 2026
Tim nasional Argentina akan bertanding melawan tim nasional Austria dalam laga kedua fase grup Piala Dunia 2026 di Dallas Stadium pada Senin, 22 Juni 2026 waktu setempat.
Pertandingan ini menjadi kesempatan bagi skuad Albiceleste untuk memastikan tempat di babak 16 besar setelah sebelumnya meraih kemenangan telak 3-0 atas Aljazair di laga perdana.
Dilansir dari Infobae, pelatih Argentina Lionel Scaloni melakukan perubahan strategi dengan memasukkan Nahuel Molina untuk menggantikan Gonzalo Montiel yang mengalami cedera otot, serta mempertimbangkan opsi memainkan Julián Álvarez dan Nicolás González.
Selain persiapan taktis, laga ini juga diwarnai perbedaan pandangan antara kedua pelatih mengenai aturan jeda hidrasi tiga menit yang diterapkan FIFA pada menit ke-22 di setiap babak akibat cuaca panas.
"El calor y que se pare el partido constantemente hacen que eso le dé una mano al equipo teóricamente más débil. Se hace un poco cortado. Casi parece real lo de los cuatro tiempos. Nosotros en el descanso, entre que sales del campo y entras tenemos tres minutos para hablar" kata Lionel Scaloni, Pelatih Argentina.
Scaloni menilai jeda tersebut membuat jalannya permainan menjadi tidak normal dan mengganggu ritme bertanding tim besar, meskipun ia memahami regulasi tersebut akan menjadi hal biasa di masa depan.
"Se ha hecho y bueno, acá estamos. Al final las grandes selecciones van a estar ahí. Va a ser un Mundial difícil” ujar Lionel Scaloni, Pelatih Argentina.
Ia menambahkan bahwa penyesuaian terhadap aturan baru ini masih terasa aneh bagi timnya karena membuat pertandingan sering terhenti.
"Dentro de un tiempo se hará normal como todo lo que se ha mejorado, pero esto todavía no es tan normal para nosotros, se hace cortado. Por eso los partidos pasan de un momento a otro, entiendo que se mejorará” kata Lionel Scaloni, Pelatih Argentina.
Di sisi lain, pelatih kepala Austria Ralf Rangnick justru melihat aturan jeda hidrasi tersebut dari sudut pandang yang sangat positif.
"Es una ventaja, porque permite hacer modificaciones. En un partido, ante 65.000 espectadores, hay mucho ruido y es imposible hablar ni a gritos con los jugadores. Esta pausa nos da la posibilidad de hablar y cambiar cosas" kata Ralf Rangnick, Pelatih Austria.
Menurut laporan dari Bein Sports, Austria yang bermodalkan kemenangan 3-1 atas Yordania diprediksi mempertahankan formasi andalannya dengan mengandalkan kolektivitas tim serta kepemimpinan David Alaba, Marcel Sabitzer, dan Marko Arnautović.
Rangnick menyadari kekuatan penuh yang dimiliki oleh sang juara bertahan, terutama dengan keberadaan pemain bintang di kubu lawan.
"Las debilidades de Argentina se resumen fácilmente. Descubrimos pocas, si acaso alguna. Tienen al mejor jugador de todos los tiempos en sus filas. Quieren tener mucha posesión, pero estamos muy bien preparados para eso“ ujar Ralf Rangnick, Pelatih Austria.
Pertandingan Grup J lainnya pada hari yang sama juga akan mempertemukan Aljazair melawan Yordania.