Apple Naikkan Harga Perangkat Mac dan iPad Rekondisi Resmi
Apple mengumumkan kebijakan baru yang menaikkan harga untuk mayoritas produknya, termasuk perangkat iPad dan Mac. Lonjakan harga ini tidak hanya berlaku pada unit kosmetik atau produk baru, melainkan juga menyasar unit rekondisi yang dipasarkan secara resmi oleh perusahaan.
Dikutip dari Detik iNET, produk yang tersedia pada situs toko daring Certified Refurbished milik Apple mengalami kenaikan harga rata-rata sebesar USD 160 hingga USD 180 atau berkisar Rp 2,8 sampai Rp 3,2 juta. Kenaikan harga pada lini komputer Mac tercatat lebih signifikan dibandingkan dengan perangkat iPad.
MacRumors melaporkan bahwa harga MacBook Pro 14 inci yang ditenagai chip M4 Pro rekondisi melonjak dari USD 1.699 sekitar Rp 30,3 juta menjadi USD 1.779 senilai Rp 31,7 juta. Sementara itu, varian serupa yang dilengkapi display Nano-texture mengalami kenaikan dari USD 1.829 atau Rp 32,7 juta menjadi USD 1.909 sekitar Rp 34,1 juta.
Besaran peningkatan harga ini terpantau semakin tinggi sejalan dengan semakin premiumnya model Mac yang dipilih. Perangkat MacBook Pro 14 inci rekondisi berbekal chip M5 naik dari USD 1.359 sekitar Rp 24,46 juta menjadi USD 1.439 senilai Rp 25,90 juta.
Untuk tipe sejenis dengan spesifikasi tertinggi, harganya melonjak dari USD 2.629 sekitar Rp 47,32 juta menjadi USD 3.309 senilai Rp 59,56 juta. Lonjakan signifikan juga menimpa MacBook Pro 14 inci dengan chip M2 Max yang meroket dari USD 4.249 sekitar Rp 76,48 juta menjadi USD 4.839 senilai Rp 87,10 juta, seperti dikutip dari MacRumors, Sabtu (27/6/2026).
Di sisi lain, penyesuaian harga untuk lini iPad rekondisi bergerak lebih stabil dibanding Mac dengan rata-rata kenaikan berada pada angka USD 120 hingga USD 150 atau berkisar Rp 2,16 sampai Rp 2,70 juta. Model entry-level seperti iPad generasi ke-10 varian Wi-Fi 256GB naik dari USD 339 sekitar Rp 6,10 juta menjadi USD 409 senilai Rp 7,36 juta.
Selanjutnya, iPad mini 6 versi rekondisi mengalami pergeseran harga dari USD 379 sekitar Rp 6,82 juta menjadi USD 459 senilai Rp 8,26 juta. Beberapa tipe iPad Pro sebagai varian tertinggi mendapatkan kenaikan yang lebih besar, berkisar antara USD 230 dan USD 250 atau sekitar Rp 4,14 hingga Rp 4,50 juta.
Kebijakan menaikkan harga pada unit rekondisi ini sejalan dengan regulasi harga produk baru Apple. Keputusan tersebut dipicu oleh melambungnya harga chip memori dan penyimpanan akibat tingginya permintaan komponen canggih demi membangun pusat data kecerdasan buatan atau AI.
Kondisi ini terbilang kontras mengingat sebagian besar gawai rekondisi Apple masih memakai komponen bawaan seperti memori, storage, dan logic board original. Komponen-komponen lama ini seharusnya tidak ikut terdampak oleh kelangkaan atau krisis RAM global.
Langkah penyesuaian ini disinyalir sengaja diambil agar banderol iPad serta Mac rekondisi tetap selaras dengan harga versi gres. Strategi tersebut diterapkan agar nilai potongan harga yang ditawarkan pada produk rekondisi tetap setara dengan proporsi diskon sebelumnya.